Bahaya Konsumsi Mayones Berlebihan Bagi Kesehatan
- 24 Jan 2026 10:10 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, - Pekanbaru Mayones merupakan pelengkap makanan yang populer berkat teksturnya yang creamy. Namun, di balik kelezatannya, konsumsi mayones terlalu sering menyimpan risiko kesehatan yang signifikan.
Masalah utama terletak pada kandungan lemak dan kalori yang sangat tinggi. Menurut laporan dari Healthline, satu sendok makan mayones rata-rata mengandung sekitar 90-100 kalori, yang jika tidak dikontrol, dapat dengan cepat memicu surplus kalori dan menyebabkan obesitas.
Selain kalori, ancaman terbesar datang dari kandungan lemak jenuh dan lemak trans. Berdasarkan informasi dari Mayo Clinic, konsumsi lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Hal ini menjadi faktor risiko utama penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada penyakit jantung koroner dan stroke. Seringkali, produsen menggunakan minyak nabati olahan yang memicu peradangan kronis di dalam tubuh jika dikonsumsi setiap hari.
Kandungan natrium (garam) yang tinggi juga menjadi perhatian serius bagi para ahli kesehatan. WebMD mencatat bahwa makanan olahan seperti mayones berkontribusi pada asupan garam harian yang melebihi batas anjuran.
Tingginya kadar natrium memaksa jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan tekanan darah. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat menyebabkan hipertensi permanen dan kerusakan fungsi ginjal.
Dari sisi nutrisi, mayones komersial seringkali mengandung gula tambahan dan bahan pengawet. Medical News Today menjelaskan asupan gula tersembunyi dalam saus kemasan dapat mengganggu stabilitas gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Penggunaan bahan tambahan pangan seperti pewarna atau penyedap rasa juga dapat memicu reaksi alergi atau gangguan pencernaan pada individu yang sensitif.
Risiko lainnya berkaitan dengan keamanan pangan, terutama pada mayones buatan rumah yang menggunakan telur mentah. Menurut pusat pengendalian penyakit (CDC), telur mentah berisiko terkontaminasi bakteri Salmonella. Meskipun produk pabrikan biasanya sudah dipasteurisasi, penyimpanan yang tidak tepat setelah kemasan dibuka dapat menjadi sarana pertumbuhan bakteri berbahaya yang menyebabkan keracunan makanan serius.
Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan untuk membatasi porsi atau mencari alternatif yang lebih sehat seperti Greek yogurt, hummus, atau alpukat tumbuk sebagai pengganti olesan. Menjaga keseimbangan asupan nutrisi jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kelezatan rasa demi kesehatan jangka panjang yang lebih stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....