Pemkab Inhu Tanggung Penuh Biaya Korban Keracunan
- 30 Okt 2025 11:10 WIB
- Pekanbaru
KBRN Pekanbaru: Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) memastikan seluruh biaya pengobatan puluhan warga yang menjadi korban dugaan keracunan massal di acara Festival Literasi 2025 akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Langkah ini diambil usai insiden tersebut resmi ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, menyampaikan langsung keputusan tersebut saat menjenguk para pasien di RSUD Indrasari Rengat, Selasa (28/10/2025). Dalam kunjungannya, ia meninjau kondisi pasien anak-anak hingga dewasa yang masih menjalani perawatan intensif.
“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Pemerintah memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung agar pasien bisa fokus pada pemulihan,” ujar Ade, Rabu (29/10/2025).
Penetapan status KLB dilakukan setelah jumlah korban terus bertambah dan menunjukkan gejala serupa, seperti diare, muntah, dan demam. Dengan status tersebut, pembiayaan otomatis diambil alih pemerintah daerah.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu, Sandra SKM MKM, menjelaskan bahwa hasil penyelidikan epidemiologi awal menemukan 31 kasus dengan gejala sama setelah korban mengonsumsi makanan di Festival Literasi.
“Kasus ini memenuhi kriteria KLB keracunan pangan sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2013,” ungkapnya.
Dinkes Inhu juga telah melakukan inspeksi kesehatan lingkungan terhadap penyedia katering dan mengirimkan sampel makanan, muntahan, serta tinja pasien ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, rumah sakit dan puskesmas rawat inap di Inhu menambah ruang perawatan dan membuka layanan 24 jam guna memastikan seluruh pasien tertangani dengan baik.
Bupati Ade berharap dengan jaminan penuh biaya pengobatan dan penanganan cepat dari tim medis, seluruh korban dapat segera pulih.
“Kami pastikan pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama. Semoga semua pasien segera sembuh dan bisa beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....