Mengenal Toksoplasma, Infeksi yang Tidak Memiliki Gejala

  • 28 Agt 2025 12:29 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Banyak penyakit yang ditimbulkan dari kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat. Hal ini bisa membuat parasit yang ada bisa mengganggu kesehatan manusia.

Berdasarkan penelitian dari Jurnal Biomedik Universitas Sam Ratulangi, Toksoplasma merupakan suatu penyakit infeksi disebabkan oleh protozoa Toxoplasma gondii dengan hospes (inang) defenitif kucing dan hospes (inang) perantara manusia.

Perkembangan parasit dalam usus kucing menghasilkan ookista yang dikeluarkan bersama tinja. Ookista menjadi matang dan infektif dalam waktu 3-5 hari di tanah. Ookista yang matang ini bisa hidup setahun di dalam tanah yang lembab dan panas, yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Ookista yang matang jika tertelan tikus, burung, babi, kambing, atau manusia yang merupakan inang perantaranya, bisa menyebabkan terjadinya infeksi.

Manusia dapat terinfeksi parasit toksoplasma ini jika memakan daging yang kurang matang atau sayuran mentah yang mengandung ookista. Selain itu, anak-anak yang suka bermain di tanah, serta Ibu yang gemar berkebun dan tangannya tertempel ookista juga bisa terinfeksi parasit ini.

Toksoplasma dikelompokkan menjadi toksoplasmosis akuisita (dapatan) dan toksoplasmosis kongenital yang sebagian besar gejalanya asimtomatik. Keduanya akan bersifat akut kemudian menjadi kronik atau laten. Gejalanya sering tidak spesifik dan sulit dibedakan dengan penyakit lainnya.

Di Amerika Serikat, diperkirakan sebanyak 22,5% penduduk berusia diatas 12 tahun telah terinfeksi toksoplasma. Sedangkan berbagai tempat di dunia telah menunjukkan hingga 95% dari beberapa populasi telah terinfeksi toksoplasma.

Infeksi ini sering terjadi pada wilayah yang beriklim panas, lembab dan dataran rendah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....