Cara Mudah Menyimpan Sayur Agar Lebih Tahan Lama

  • 05 Agt 2025 22:46 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Sayuran merupakan sumber nutrisi penting bagi tubuh. Namun, karena sifatnya yang mudah layu dan rusak, banyak orang mengeluhkan sayur yang cepat busuk meski baru beberapa hari dibeli. Padahal, dengan teknik penyimpanan yang tepat, kesegaran sayur bisa dijaga lebih lama tanpa mengurangi nilai gizinya.

Penting untuk diketahui bahwa tiap jenis sayuran memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, cara penyimpanan yang efektif pun tak bisa disamaratakan sebagaimana dikutip dari USDA Food Storage Guidelines dan Badan Pangan Nasional, yakni:

1. Kenali Jenis Sayur dan Kebutuhannya

Sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, dan sawi mudah layu karena kandungan airnya tinggi. Untuk jenis ini, cuci bersih dahulu, tiriskan hingga kering, lalu simpan dalam wadah tertutup rapat atau kantong plastik berlubang di dalam lemari es. Jangan simpan sayur dalam kondisi basah, karena kelembapan berlebih bisa mempercepat pembusukan.

Sayuran akar seperti wortel, lobak, dan kentang punya daya tahan lebih lama. Wortel dan lobak sebaiknya dipisahkan dari daunnya, lalu disimpan dalam kantong plastik di rak bawah kulkas. Sedangkan kentang, sebaiknya disimpan di tempat sejuk, gelap, dan kering.bukan di kulkas agar tidak cepat berkecambah atau berubah rasa.

2. Gunakan Kertas atau Tisu

Melapisi sayur dengan tisu dapur atau kertas bisa membantu menyerap kelembapan berlebih. Trik sederhana ini efektif mencegah sayur cepat berlendir, terutama untuk jamur, selada, atau buncis.

3. Jangan Campur dengan Buah Penghasil Etilen

Beberapa buah seperti apel, pisang, dan tomat menghasilkan gas etilen yang mempercepat proses pematangan. Jika disimpan bersama sayuran, gas ini bisa membuat sayur lebih cepat layu atau membusuk. Simpan sayur dan buah dalam tempat terpisah untuk menjaga kualitasnya.

4. Gunakan Wadah Tertutup dan Transparan

Wadah transparan memudahkan kita melihat kondisi sayur tanpa harus membuka tutupnya. Gunakan wadah kedap udara yang bersih dan kering. Tambahkan label tanggal pembelian agar tidak lupa waktu simpan.

5. Buat Jadwal Penggunaan

Susun sayur berdasarkan tingkat ketahanan. Gunakan terlebih dahulu sayuran yang mudah rusak. Buat jadwal menu mingguan agar sayur yang disimpan segera diolah sebelum kehilangan kesegarannya.

Menurut Badan Pangan Nasional tahun 2024, sekitar 40% bahan pangan terbuang karena kesalahan penyimpanan, termasuk sayur-sayuran. Padahal, dengan kebiasaan menyimpan yang benar, kita bisa menghemat pengeluaran, mencegah pemborosan, dan tetap mendapatkan gizi maksimal dari sayur yang dikonsumsi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....