Kecibeling, Tanaman Herbal Berkhasiat yang Populer di Indonesia

  • 29 Jul 2025 09:04 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Kecibeling (Strobilanthes crispus), dikenal juga dengan berbagai sebutan lokal seperti keji beling, picah beling (Betawi), ki beling (Sunda), hingga enyoh kelo (Jawa), merupakan tanaman herbal dari keluarga Acanthaceae yang memiliki potensi besar di dunia kesehatan. Tanaman perdu ini berasal dari Madagaskar, kemudian menyebar hingga ke Indonesia dan tumbuh subur di Malaysia.

Situs halodoc.com menyebutkan daun ini mengandung berbagai senyawa kimia aktif yang dapat dijadikan sebagai obat herbal, dan nutrisi penting. Misalnya seperti vitamin C, vitamin B1, vitamin B2 dan asam galat.

Kemudian, menurut situs id.wikipedia.org meskipun penggunaannya sudah lama dikenal di masyarakat, riset ilmiah terkait tanaman ini masih terbilang terbatas. Namun, berbagai penelitian awal menunjukkan bahwa kecibeling mengandung beragam senyawa penting, seperti polifenol, katekin, kafein, tanin, vitamin, serta kalium dan asam silikat.

Di Indonesia dan Malaysia, kecibeling sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional dengan berbagai khasiat. Rebusan daunnya biasa digunakan sebagai anti-diabetes, diuretik, anti-sifilis, antioksidan, anti-mikroba, hingga laksatif. Kandungan kalium dalam daun kecibeling memiliki efek diuretik, sehingga dapat membantu melarutkan batu yang terbentuk dari garam kalsium oksalat di kantung empedu, kandung kemih, dan ginjal.

Namun, penggunaan kecibeling juga memiliki batasan. Kandungan asam silikat di dalamnya membuat rebusan daun ini tidak disarankan untuk penderita gastritis karena dapat mengiritasi lambung. Untuk mengurangi efek tersebut, masyarakat disarankan mencampur daun kecibeling dengan daun wungu saat direbus.

Kecibeling biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh herbal. Dengan segudang manfaatnya, tanaman ini menjadi salah satu warisan obat tradisional yang perlu terus dikembangkan melalui penelitian lebih mendalam. Harapannya, khasiat kecibeling dapat dioptimalkan untuk mendukung pengobatan alami sekaligus memperkuat pemanfaatan tanaman obat asli Nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....