Kandungan Nutrisi dan Manfaat Black Garlic

  • 19 Mei 2025 11:11 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Bawang hitam adalah produk fermentasi dari bawang putih segar yang disimpan pada suhu 60–70 derajat Celsius selama 30–40 hari. Proses fermentasi ini menyebabkan perubahan warna, tekstur, dan rasa pada bawang putih. Bawang hitam bukanlah varietas bawang baru, melainkan modifikasi dari bawang putih dengan menggunakan suhu tinggi.

Manfaat kesehatan pada bawang hitam diklaim memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain:

a. Mencegah kanker : Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal dalam tubuh. Penyebab utamanya yakni perubahan genetik sel sehingga tumbuh secara tak terkendali. Didalam bawang hitam mengandung senyawa bioaktif yang bekerja dengan merangsang produksi protein khusus. Tujuannya adalah menghambat pertumbuhan dan penyebaran serta membunuh sel kanker.

b. Menjaga Kesehatan Jantung : Bawang hitam memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi dari senyawa bioaktif. Dalam upaya menjaga kesehatan jantung, senyawa ini berperan melindungi sel-sel pada sistem kardiovaskuler dan menghambat produksi enzim serta protein yang menjadi pemicu peradangan. Bawang hitam juga efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida (jenis lemak) yang mengendap dalam darah. Keduanya menjadi Pemicu gangguan pada organ jantung.

c. Kesehatan Otak : Otak adalah organ yang berada di kepala dan menjadi pengendali semua fungsi tubuh manusia. Karena itu, kesehatan otak perlu dijaga dengan baik agar fungsi tubuh dapat berjalan dengan optimal. Salah satu caranya dengan mengonsumsi bawang hitam. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan akibat zat aditif pada makanan dan zat lain yang memicu kerusakan otak.

d. Meningkatkan Kekebalan Tubuh: Kekebalan tubuh merupakan sistem pertahanan alami terhadap penyakit dan gangguan yang berasal patogen seperti virus, bakteri, kuman dan parasit. Antioksidan dalam bawang hitam dapat membantu menjaga fungsinya. Senyawa tersebut bekerja dengan melawan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif yang memicu kerusakan sel otak. Manfaat lainnya yakni meningkatkan kemampuan otak dan menjaga ingatan jangka panjang.

e. Mengontrol Gula Darah : Gula darah dikatakan normal jika kadarnya kurang dari 140 miligram per desiliter (mg/dL). Lebih dari itu, seseorang berisiko terkena penyakit diabetes, kerusakan saraf, gangguan jantung dan kerusakan pada ginjal.

Bawang hitam mengandung senyawa antioksidan yang berperan dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Ini bisa menurunkan risiko diabetes. Dalam jangka panjang, manfaatnya bisa mencegah gangguan ginjal, penyakit jantung dan komplikasi pada pengidap diabetes. Beberapa manfaat di atas bisa kamu dapatkan jika rutin mengonsumsinya.

Bawang hitam tidak berisiko menimbulkan efek samping saat dikonsumsi dalam batasan wajar yaitu sebanyak 2 hingga 3 siung setelah makan, 3 kali sehari. Namun, segera tanya dokter jika mengalami gangguan pencernaan dan kenaikan asam lambung setelah mengonsumsinya. Kondisi ini menjadi pertanda jika asupan yang dikonsumsi terlalu banyak.Bawang hitam dipercaya dapat mencegah peradangan yang dapat mengganggu fungsi otak dan meningkatkan daya ingat.

Dikutip dari wikipedia Indonesia, Kandungan Nutrisi dan Manfaat Black Garlic: Bawang hitam dapat membantu mengatasi komedo dan masalah kulit lainnya. Cara mengkonsumsi Bawang hitam dapat secara langsung atau ditambahkan ke dalam masakan sebagai bumbu atau penyedap rasa. Bawang hitam memiliki rasa yang lebih manis dan lembut daripada bawang putih biasa.

Bawang hitam juga tidak menimbulkan bau mulut yang kuat seperti bawang putihBawang hitam, atau black garlic, adalah bawang putih yang telah melalui proses fermentasi hingga berwarna hitam, teksturnya lebih lembut, dan rasanya lebih manis. Proses fermentasi ini mengubah kandungan kimia bawang putih, menghasilkan beragam manfaat kesehatan yang berbeda dengan bawang putih biasa.

Proses Pembuatan:

1. Bawang putih segar (Allium sativum) difermentasi pada suhu 60-77°C selama 30-90 hari.

2. Proses fermentasi ini memicu reaksi Maillard (reaksi pencokelatan tanpa enzim) yang menyebabkan bawang putih berubah warna menjadi hitam.

3. Selain warna, tekstur bawang putih juga menjadi lebih lembut dan kenyal, serta rasanya berubah menjadi sedikit asam.

Cara Konsumsi:

• Bawang hitam dapat dikonsumsi secara langsung atau sebagai bahan tambahan dalam masakan.

• Dosis yang direkomendasikan adalah 2-3 siung per hari.

• Penting untuk tidak mengonsumsi bawang hitam berlebihan, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Efek Samping:

• Bawang hitam umumnya aman untuk dikonsumsi, tetapi konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

• Orang dengan alergi bawang putih mungkin juga mengalami reaksi alergi jika mengonsumsi bawang hitam.

• Bagi orang yang sedang mengonsumsi obat antikoagulan, sebaiknya hindari konsumsi bawang hitam dalam jumlah tinggi karena dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Mengkonsumsi black garlic (bawang hitam) setiap hari umumnya dianggab aman dan memiliki banyak manfaat kesehatan, tetapi dengan beberapa catatan. Konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping. Jadi disarankan untuk tidak mengonsumsi black garlic terlalu banyak setiap hari. Jika anda memiliki kondisi medis tertentu atau ragu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi black garlic secara rutin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....