Kandungan dan Khasiat Herbal Tembelekan
- 08 Mei 2025 21:04 WIB
- Pekanbaru
KBRN Pekanbaru: Pernahkah anda mendengar nama tumbuhan tembelekan? Tumbuhan ini banyak terdapat di Taman Nasional Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat.
Jenis tumbuhan ini memiliki bunga yang cantik dan batang berduri. Tanaman ini banyak juga banyak ditemui di sekitar kita.
Tembelekan, atau yang dikenal juga dengan nama Lantana camara, adalah tanaman semak berbunga yang mungkin sering kita temui di pinggir jalan, pekarangan atau ladang terbuka. Meski tampak biasa, tembelekan menyimpan beragam khasiat yang menjadikannya jauh lebih dari sekadar tanaman liar atau hiasan taman.
Dengan bunga kecil-kecil berwarna-warni mulai dari kuning, merah muda, oranye, hingga ungu, tembelekan mudah menarik perhatian. Tanaman ini sangat tangguh, bisa tumbuh di tanah yang miskin unsur hara dan tetap berbunga tanpa banyak perawatan. Karena itulah, ia sering dijadikan tanaman penghijauan atau penahan erosi.
Laman socfindoconservastion.co.id menjelaskan kandungan bahan kimia dari tanaman tembelekan ini mulai dari akar, daun dan bunganya. Pada akarnya ada kandungan verbascose, ajugose, lantanose, theveside, theveiridoside, shanzhiside metil ester dan lantanolic acid. Sedangkan pada daunnya ada kandungan euphene, triterpene, lakton, lantadene A, B, oleanolic acid, betulic acid dan lantabetulic acid. Kandungan bunganya terdapat minyak volatile humule (sesquiterpene curcumene, safrole), α-terpinene, gama- terpinene, α- Pinene, β-Pinene dan p-cymene.
Sedangkan Khasiat dari tembelekan ini sering digunakan sebagai Penurun demam (antipiretik), penawar racun (antitoksik), penghilang nyeri (analgesik), mengobati TBC, menghentikan perdarahan (hemostatis), rematik, bengkak, memar, kencing nanah, gondongan (parotitis), sakit kulit yang berkaitan dengan gangguan emosi (neurodermatitis), radang kulit, eksim, jamur kulit (tinea), bisul, luka berdarah, tersiram air panas, gigitan serangga, sakit perut, keputihan.
Dalam Jurnal Of Tropical Parmacy And Cemistry juga dipaparkan Manfaat tradisional daun tumbuhan ini dikenal oleh berbagai suku di Indonesia, tetapi hanya sebagai obat luka yang tidak menarik karena obat luka tergolong obat murah di pasaran. Potensi botani yang tampak terhadap tumbuhan Tembelekan adalah pertumbuhannya yang dahsyat sehingga jika memiliki manfaat ekonomi menjadi sangat potensial ditinjau dari penyediaan bahan baku.
Beberapa penelitian ilmiah telah dilakukan terhadap daun dan bunga Tembelekan dan terbukti daunnya sangat potensial sebagai obat luka yang melebihi obat luka bioplacenton dan bunganya bersifat antioksidan yang sangat kuat. Kandungan metabolit sekunder daun dan bunganya juga sangat bervariasi sehingga masih memungkinkan potensi-potensi lainya dalam bidang farmasi.
Meski banyak manfaatnya, tembelekan juga mengandung senyawa yang bisa bersifat toksik jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama buahnya yang belum matang. Maka, penggunaan tanaman ini sebagai obat harus tetap hati-hati dan sebaiknya dikonsultasikan dengan ahli pengobatan tradisional atau herbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....