Sunnah Potong Kuku di Hari Jumat, Dalil dan Manfaatnya
- 04 Apr 2025 08:23 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Memotong kuku merupakan salah satu sunnah fitrah dalam Islam yang dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.
Mengutip dari laman ANTARA News, hari Jumat dianggap sebagai waktu yang utama untuk melaksanakan amalan ini, mengingat keistimewaan dan keberkahan yang dimiliki hari tersebut.
Beberapa riwayat menunjukkan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum berangkat shalat.Salah satu hadits yang mendukung hal ini adalah
"Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW memotong kukunya dan mencukur kumisnya pada hari Jumat sebelum berangkat shalat." (HR. Al Baihaqi)
Meskipun hadits ini dinilai dhaif (lemah) oleh sebagian ulama, praktik memotong kuku pada hari Jumat tetap dianjurkan oleh beberapa ulama berdasarkan kebiasaan para sahabat.Imam Nawawi rahimahullah menyatakan
"Imam Syafii dan para ulama mazhab Syafiiyah rahimahumullah menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut di badan (kumis dan bulu kemaluan) pada hari Jumat." (Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, 1:287)
Memotong kuku secara rutin tidak hanya merupakan amalan sunnah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan, seperti mencegah penumpukan kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan kuku adalah bagian dari menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Memotong kuku pada hari Jumat adalah sunnah yang dianjurkan dalam Islam, didukung oleh beberapa riwayat dan pendapat ulama.Selain hari Jumat, hari Kamis dan Senin juga dianggap baik untuk melaksanakan amalan ini.
Menjaga kebersihan diri melalui pemotongan kuku secara rutin tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....