Fuli Pala, Selaput Biji yang Bernilai Ekonomi

  • 02 Okt 2026 21:47 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Fuli merupakan salah satu bagian penting dari buah pala yang memiliki nilai ekonomi. Bagian ini berupa selaput berwarna merah yang menyelimuti biji pala. Setelah dipanen, fuli perlu ditangani dengan tepat agar warna, aroma, dan kualitasnya tetap terjaga hingga siap dipasarkan atau diolah.

Dikutip dari laman pustaka.bppsdmp.petanian.go.id Fuli diperoleh setelah buah pala dibelah dan bijinya dipisahkan. Selaput yang menyelimuti biji tersebut kemudian dilepaskan secara hati-hati. Proses pemisahan perlu dilakukan dengan baik agar fuli tidak rusak atau patah, karena kondisi fisik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitasnya.

Setelah dipisahkan, fuli perlu segera dikeringkan. Pengeringan bertujuan mengurangi kadar air sehingga fuli lebih tahan disimpan dan tidak mudah mengalami kerusakan. Proses ini dapat dilakukan dengan menjemurnya atau menggunakan alat pengering dengan suhu yang terkendali.

Pengeringan fuli sebaiknya tidak dilakukan menggunakan suhu yang terlalu tinggi. Panas berlebihan dapat memengaruhi warna dan aroma khas fuli. Karena itu, proses pengeringan perlu dilakukan secara bertahap hingga fuli benar-benar kering dengan tetap mempertahankan karakteristik alaminya.

Fuli yang telah kering kemudian dapat melalui proses sortasi. Pada tahap ini, fuli dipisahkan berdasarkan kondisi, warna, ukuran, dan kualitasnya. Fuli yang memiliki warna lebih baik dan kondisi fisik yang utuh dapat dipisahkan dari bagian yang rusak atau memiliki mutu lebih rendah.

Setelah proses pengeringan dan sortasi selesai, fuli perlu disimpan dalam kondisi yang tepat. Tempat penyimpanan harus kering, bersih, dan terlindung dari kelembapan. Pengemasan yang baik juga diperlukan untuk mencegah fuli kembali menyerap air selama penyimpanan.

Penanganan pascapanen yang tepat membuat fuli tidak hanya menjadi bagian tambahan dari buah pala, tetapi juga komoditas yang memiliki nilai jual tersendiri. Dengan menjaga proses pemisahan, pengeringan, sortasi, hingga penyimpanannya, kualitas fuli dapat dipertahankan sehingga lebih siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun produk olahan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....