Widyaiswara BPSDM Riau Torehkan Prestasi di Jambore Nasional 2026
- 29 Sep 2026 11:38 WIB
- Pekanbaru
RRI. CO. ID, Pekanbaru - Inovasi pengembangan aparatur sipil negara (ASN) dari Provinsi Riau mendapat ruang di tingkat nasional melalui Jambore Nasional Widyaiswara Indonesia 2026 di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam forum tersebut, karya “Transformasi ASN CERDAS untuk Mewujudkan Pelayanan Publik Unggul” diperkenalkan sebagai gagasan untuk mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan aparatur.
Dr. Biryanto selaku pemrakarya mengatakan, keikutsertaan dalam jambore nasional tersebut menjadi kesempatan untuk membawa gagasan dari Riau sekaligus bertukar pengalaman dengan Widyaiswara dari berbagai daerah. Demikian disampaikannya, Selasa pagi 29 September 2026 di ruang kerjanya.
Jambore Nasional Widyaiswara Indonesia 2026 berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 19 hingga 21 September 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (DPP APWI) tersebut mempertemukan Widyaiswara dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan berbagai instansi dari seluruh Indonesia.
Jambore mengangkat tema “Widyaiswara sebagai Penggerak Inovasi dan Kinerja ASN Unggul untuk Birokrasi Digital dan Berdaya Saing Global menuju Indonesia Emas 2045.” Forum ini menjadi wadah berbagi gagasan, karya inovatif, pengalaman, serta praktik terbaik dalam mendukung pengembangan kompetensi dan kinerja ASN.
Melalui inovasi ASN CERDAS, transformasi aparatur diarahkan tidak hanya pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga penguatan karakter dan orientasi pelayanan. Konsep tersebut disesuaikan dengan tuntutan birokrasi yang semakin dinamis serta perkembangan teknologi digital yang terus memengaruhi pola kerja pemerintahan.
“Kami ingin mendorong ASN agar tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter dan orientasi pelayanan yang kuat. Perubahan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi menuntut aparatur untuk terus belajar dan beradaptasi,” ujar Dr. Biryanto.
Menurutnya, perkembangan birokrasi juga memperluas peran Widyaiswara. Selain melaksanakan pembelajaran dan pengembangan kompetensi ASN, Widyaiswara perlu mengambil bagian dalam melahirkan gagasan dan inovasi yang dapat mendukung peningkatan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik.
Keikutsertaan dalam Jambore Nasional Widyaiswara Indonesia 2026 sekaligus menjadi momentum bagi BPSDM Provinsi Riau untuk memperkenalkan potensi dan karya Widyaiswara daerah di tingkat nasional. Forum tersebut juga membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman dan memperoleh masukan dari Widyaiswara dari berbagai instansi.
“Harapannya, inovasi ASN CERDAS ini tidak berhenti sebagai gagasan yang dipresentasikan dalam forum, tetapi bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas aparatur maupun pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Keikutsertaan tersebut diharapkan semakin mendorong Widyaiswara di lingkungan BPSDM Provinsi Riau untuk menghasilkan karya inovatif yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam pengembangan kompetensi ASN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....