Penyebab Strawberry Cepat Berjamur

  • 22 Sep 2026 15:16 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Buah strawberry sering kali memicu kekecewaan saat disimpan di rumah. Baru dibeli satu atau dua hari, permukaan kulitnya yang merah merona kerap tiba-tiba ditumbuhi lapisan jamur abu-abu halus. Fenomena buah strawberry yang cepat membusuk dan berjamur ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan struktur fisik dan sifat biologis buah itu sendiri.

Penyebab utama strawberry sangat rentan berjamur adalah kulitnya yang sangat tipis dan berpori halus. Tidak seperti buah apel atau jeruk yang memiliki kulit luar tebal sebagai pelindung, strawberry tidak memiliki benteng pertahanan yang kuat. Kondisi fisik ini memudahkan spora jamur Botrytis cinerea penyebab utama pembusukan pada buah strawberry untuk menempel, menembus jaringan buah, dan berkembang biak dengan sangat cepat.

Faktor kelembapan juga memegang peranan kunci dalam mempercepat kemunculan jamur. Berdasarkan panduan penanganan pascapanen dari University of California Agriculture and Natural Resources (UC ANR), strawberry memiliki kadar air yang sangat tinggi serta tekstur yang mudah menyerap kelembapan udara sekitar. Ketika strawberry dicuci sebelum disimpan atau diletakkan dalam wadah yang tertutup rapat tanpa sirkulasi udara, sisa air yang terperangkap menciptakan lingkungan ideal bagi jamur untuk tumbuh pesat.

Selain faktor kelembapan, strawberry tergolong sebagai buah yang memiliki tingkat respirasi atau pernapasan sangat tinggi setelah dipetik. Informasi teknis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa jaringan buah strawberry tetap aktif melakukan proses metabolisme meski sudah dipanen dari batangnya. Proses respirasi yang tinggi ini menghasilkan panas dan uap air secara mandiri, yang jika tidak dikendalikan dengan suhu dingin, akan memicu kerusakan sel tubuh buah dan mempercepat pembusukan.

Kesalahan umum yang sering dilakukan masyarakat adalah mencuci strawberry segera setelah membelinya dari pasar atau supermarket. Tindakan ini justru mempercepat pertumbuhan spora mikroorganisme karena membasahi pori-pori kulit buah. Laporan edukasi kesehatan pangan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) menyarankan agar strawberry hanya dicuci saat hendak dikonsumsi saja guna menjaga keutuhan lapisan pelindung lamanya dari infeksi kapang dan jamur.

Suhu penyimpanan yang kurang tepat juga turut memperpendek umur simpan strawberry. Menyimpan strawberry pada suhu ruang akan membuat spora jamur berkembang beberapa kali lipat lebih cepat dibandingkan jika disimpan di dalam lemari pendingin. Suhu dingin di dalam kulkas berfungsi efektif melambatkan aktivitas metabolisme buah sekaligus menekan perkembangbiakan spora Botrytis cinerea.

Untuk menyiasatinya, simpanlah strawberry dalam keadaan kering di dalam wadah berlubang yang dialasi kertas tisu dapur, lalu masukkan ke dalam kulkas. Dengan memahami sifat alami buah strawberry dan menerapkan trik penyimpanan yang benar, kesegaran serta kualitas nutrisi buah favorit keluarga ini dapat bertahan lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....