Cara Menyimpan Brokoli agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Menguning

  • 21 Sep 2026 20:44 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Brokoli merupakan salah satu sayuran hijau yang kaya nutrisi, namun memiliki sifat mudah layu dan berubah warna menjadi kuning jika tidak disimpan dengan benar. Perubahan warna ini menandakan terjadinya penuaan sel dan penurunan kadar klorofil serta vitamin C di dalamnya.

Oleh karena itu, teknik penyimpanan yang tepat sangat diperlukan agar kualitas nutrisinya tetap terjaga. Salah satu kunci utama dalam menjaga kesegaran brokoli adalah mengontrol kelembapan dan sirkulasi udara.

Berdasarkan panduan penanganan pascapanen dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), brokoli sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan di dalam lemari es. Kadar air yang berlebih pada kuncup brokoli justru akan mempercepat proses pembusukan akibat kelembapan tinggi.

Metode penyimpanan yang sangat direkomendasikan adalah teknik penyerapan kelembapan dengan kertas tisu. Bungkus tangkai dan kuncup brokoli menggunakan kertas tisu dapur kering, lalu masukkan ke dalam kantong plastik berlubang sebelum ditaruh di kompartemen sayur (crisper drawer). Tisu akan menyerap embun berlebih sementara lubang plastik memastikan sirkulasi udara tetap berjalan.

Selain itu, metode menyerupai buket bunga juga efektif memelihara kesegaran brokoli. Rendam bagian bawah tangkai brokoli dalam wadah berisi sedikit air bersih di dalam kulkas, lalu tutup bagian atas kuncupnya secara longgar menggunakan plastik. Riset dari United States Department of Agriculture (USDA) Agricultural Research Service menunjukkan bahwa menjaga hidrasi pada batang brokoli dapat menekan pelepasan gas etilen alami, sehingga memperlambat proses penguningan hingga 1 hingga 2 minggu.

Faktor penting lain yang sering diabaikan adalah menjauhkan brokoli dari buah-buahan penghasil etilen tinggi seperti pisang, apel, dan tomat. Gas etilen yang dipancarkan oleh buah-buahan tersebut dapat memicu pematangan prematur pada brokoli, yang ditandai dengan berubahnya kuncup hijau menjadi kuning dalam waktu singkat.

Bagi yang ingin menyimpan brokoli dalam jangka panjang hingga beberapa bulan, teknik pembekuan (blanching) menjadi solusi terbaik. Rebus potongan brokoli dalam air mendidih selama 2 hingga 3 menit, lalu segera masukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pematangan. Laporan riset dalam Journal of Food Science and Technology mengonfirmasi bahwa metode blanching sebelum pembekuan efektif menghentikan aktivitas enzim destruktif, sehingga warna hijau, tekstur, dan kandungan nutrisinya tetap awet.

Dengan menerapkan teknik penyimpanan yang benar, kesegaran dan kandungan gizi brokoli dapat dipertahankan secara optimal. Langkah sederhana ini tidak hanya menjaga kualitas asupan harian, tetapi juga membantu mengurangi risiko pembuangan bahan makanan secara sia-sia di rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....