Rafflesia Hasseltii, Flora Langka Merah Putih dari Hutan Kuantan Singingi Riau

  • 21 Agt 2026 20:52 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Di tengah lebatnya hutan Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, tersimpan salah satu flora unik yang jarang dijumpai. Rafflesia hasseltii atau yang dikenal masyarakat sebagai cendawan muka rimau, merupakan tumbuhan langka dengan bunga berwarna merah kecokelatan dan bercak putih yang menjadi salah satu kekayaan flora khas kawasan hutan Bukit Rimbang-Bukit Baling.

Berdasarkan sumber resmi WWF dan BBKSDA Riau, Rafflesia hasseltii memiliki bentuk yang berbeda dari tumbuhan berbunga pada umumnya. Flora ini tidak mempunyai batang, daun, maupun akar yang terlihat karena seluruh kehidupannya berlangsung sebagai tumbuhan holoparasit yang bergantung pada tumbuhan inang dari genus Tetrastigma. Penelitian Universitas Riau mengidentifikasi tumbuhan inang Rafflesia hasseltii di Bukit Rimbang-Bukit Baling sebagai Tetrastigma leucostaphylum.

Ciri paling mencolok dari bunga ini adalah perpaduan warna merah gelap hingga merah kecokelatan dengan bercak putih berukuran besar dan bentuk yang tidak beraturan. Ketika mekar, diameter bunganya dapat mencapai sekitar 30 hingga 50 sentimeter. Karena pola warnanya menyerupai wajah atau corak tubuh harimau, masyarakat setempat mengenalnya dengan sebutan cendawan muka rimau, sementara BBKSDA Riau menyebutnya sebagai Rafflesia merah-putih.

Kehadiran Rafflesia hasseltii berkaitan erat dengan kondisi hutan tempat tumbuhan ini hidup. Suaka Margasatwa Bukit Rimbang-Bukit Baling merupakan kawasan hutan hujan dataran rendah yang secara administratif mencakup Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuantan Singingi. BBKSDA Riau mencatat kawasan tersebut memiliki kekayaan flora yang tinggi, dengan sedikitnya 104 jenis flora, di luar anggrek dan cendawan muka rimau.

Catatan mengenai keberadaan Rafflesia di kawasan ini semakin kuat setelah tim Tiger Patrol Unit WWF-Indonesia bersama BBKSDA Riau menemukan Rafflesia hasseltii dalam kondisi mekar sempurna pada Februari 2013. WWF menyebut temuan tersebut sebagai pencatatan baru untuk kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang-Bukit Baling. Sebelumnya, pada 2012 dilakukan kegiatan inventarisasi flora di kawasan tersebut, yang turut mencatat keberadaan cendawan muka rimau.

Keberadaan Rafflesia hasseltii menjadi bagian penting dari kekayaan flora Riau sekaligus menunjukkan tingginya keanekaragaman hayati hutan Bukit Rimbang-Bukit Baling. Flora langka ini tidak dapat dipisahkan dari keberadaan tumbuhan inang dan habitat hutannya. Karena itu, menjaga kelestarian kawasan hutan berarti turut menjaga ruang hidup bagi Rafflesia hasseltii agar tetap menjadi bagian dari kekayaan alam Kuantan Singingi dan Riau untuk generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....