Perut Sering Berbunyi Padahal Tidak Lapar, Normal atau Tidak
- 14 Agt 2026 20:53 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pernah sedang duduk santai, bekerja, atau bahkan setelah makan, tiba-tiba terdengar suara “krucuk-krucuk” dari dalam perut? Suara tersebut terkadang muncul meskipun seseorang tidak sedang merasa lapar. Kondisi ini cukup umum terjadi dan pada sebagian besar kasus merupakan bagian normal dari aktivitas sistem pencernaan.
Suara perut yang dalam istilah medis dikenal sebagai borborygmi sebenarnya berasal dari pergerakan di dalam saluran pencernaan. Ketika otot-otot lambung dan usus berkontraksi, makanan, cairan, dan gas akan bergerak melewati saluran pencernaan. Pergerakan tersebut dapat menghasilkan suara yang terdengar dari luar tubuh.
Dikutip dari MedlinePlus, layanan informasi kesehatan dari U.S. National Library of Medicine, suara usus pada umumnya merupakan bagian normal dari proses pencernaan. Suara tersebut dapat muncul ketika saluran pencernaan sedang bekerja dan tidak selalu menjadi tanda bahwa seseorang sedang lapar.
Perut berbunyi memang sering dikaitkan dengan rasa lapar karena suara tersebut dapat terdengar lebih jelas ketika lambung dalam keadaan kosong. Namun, suara yang sama juga dapat muncul setelah seseorang makan. Hal ini terjadi karena sistem pencernaan tetap melakukan gerakan untuk memproses dan memindahkan makanan, cairan, serta gas di sepanjang saluran pencernaan.
Selain proses pencernaan yang normal, suara perut juga dapat menjadi lebih aktif pada kondisi tertentu. Peningkatan suara usus dapat terjadi setelah makan maupun ketika aktivitas saluran pencernaan meningkat, misalnya saat seseorang mengalami diare. Karena itu, suara perut yang terdengar lebih sering tidak selalu menunjukkan adanya penyakit.
Pada kondisi normal, suara perut dapat muncul sesekali tanpa menimbulkan keluhan lain. Namun, yang perlu diperhatikan adalah apabila suara tersebut disertai gejala seperti nyeri perut, mual, muntah, diare atau sembelit yang berlangsung terus-menerus, perut membesar, atau adanya darah pada tinja.
Dikutip dari MedlinePlus, suara usus perlu dinilai bersama gejala lain yang menyertainya. Perubahan suara usus yang disertai keluhan pada sistem pencernaan dapat menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui.
Dengan demikian, perut yang berbunyi meskipun tidak lapar pada umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Suara tersebut bisa menjadi tanda bahwa sistem pencernaan sedang menjalankan fungsinya untuk mengolah dan memindahkan isi saluran pencernaan.
Namun, jika suara perut muncul terus-menerus dan disertai nyeri, muntah, perubahan pola buang air besar, perut membesar, atau keluhan lainnya, sebaiknya jangan diabaikan dan pertimbangkan untuk memeriksakannya kepada tenaga kesehatan.
Jadi, perut berbunyi tidak selalu berarti lapar. Selama tidak disertai gejala yang mengkhawatirkan, suara “krucuk-krucuk” tersebut umumnya merupakan bagian dari proses pencernaan yang normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....