Jurusan PSP FPK Unri Sambut 89 Mahasiswa Baru Angkatan 2026 dengan Kegiatan PPKMB
- 01 Agt 2026 20:15 WIB
- Pekanbaru
RRI. CO. ID, Pekanbaru - Sebanyak 89 mahasiswa baru Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan (PSP) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Riau (Unri) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Boat House Marine Center (BHMC) FPK Unri, Jumat 31 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik, dosen, laboratorium, serta prospek keilmuan dan dunia kerja di bidang perikanan tangkap.
Kegiatan PPKMB dibuka langsung oleh Ketua Jurusan PSP FPK Unri Polaris Nasution, S.T., M.T. Turut hadir Wakil Dekan III FPK Unri Ir. Jonni Zain, M.Si., para dosen PSP, laboran, serta alumni PSP yang telah sukses di berbagai bidang untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada mahasiswa baru.
Dari total 89 mahasiswa baru yang diterima tahun akademik 2026/2027, sekitar 37 persen berasal dari berbagai daerah di luar Kota Pekanbaru. Kondisi ini menunjukkan Jurusan PSP FPK Unri terus menjadi pilihan calon mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera.
Dalam sambutannya, Polaris Nasution mengatakan Jurusan PSP merupakan salah satu jurusan unggulan di lingkungan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Menurutnya, capaian akreditasi yang diraih menjadi bukti kualitas pendidikan yang terus dipertahankan.
"Untuk di Sumatera, Jurusan PSP FPK Unri adalah satu-satunya jurusan yang memiliki akreditasi Unggul. Karena itu kami berharap seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya agar mampu menjadi lulusan yang berkualitas dan siap bersaing," ujar Polaris.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan III FPK Unri Jonni Zain menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan kehidupan kampus serta memahami sistem pendidikan tinggi sejak awal perkuliahan.
"Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa, semoga dapat memahami sistem perkuliahan, kegiatan akademik, serta penerapan Tridharma Perguruan Tinggi dengan baik," tegas Jonni.
Dalam sesi pengenalan jurusan, Polaris memperkenalkan seluruh dosen, kepala laboratorium, serta penanggung jawab laboratorium yang akan mendampingi mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan. Saat ini Jurusan PSP memiliki empat Laboratorium Teknologi dan Manajemen Penangkapan yakni Laboratorium Kapal dan Pelabuhan Perikanan, Laboratorium Teknologi Penangkapan Ikan, Laboratorium Bahan dan Alat Tangkap, serta Laboratorium Daerah Penangkapan Ikan.
Polaris menjelaskan Jurusan PSP berkomitmen menyelenggarakan pendidikan berkualitas melalui pembelajaran, penelitian inovatif, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga berharap seluruh mahasiswa memiliki target menyelesaikan studi tepat waktu.
"Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan studinya tepat waktu, setidaknya sebelum empat tahun dengan nilai yang sangat baik. Raihlah prestasi sebanyak mungkin agar mampu menjadi lulusan yang membanggakan almamater," katanya.
Selain pengenalan akademik, PPKMB juga diisi dengan sesi motivasi yang menghadirkan motivator M. Zulkarnain, S.Pi. dan Ketua Ikatan Alumni PSP Rahmaidi Azani, S.Pi. Keduanya berbagi pengalaman mengenai peluang karier lulusan PSP di berbagai sektor kemaritiman dan perikanan.
Dalam materinya, Zulkarnain mengajak mahasiswa baru bangga menjadi bagian dari Jurusan PSP karena Indonesia sebagai negara maritim membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perikanan tangkap.
"Selamat datang Bahariwan Muda di Jurusan Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan UNRI! Jangan pernah berkecil hati memilih jurusan ini, sebab Indonesia adalah negara maritim terbesar yang sangat membutuhkan karya dan pengabdian kalian. Di PSP UNRI, kalian tidak sekadar belajar menangkap ikan, melainkan menguasai navigasi kapal, teknologi perikanan modern, hingga tata kelola Ekonomi Biru. Pintu kontribusi di KKP terbuka lebar melalui program Kampung Nelayan Merah Putih, magang MBKM, maupun enumerator data. Gelar Sarjana Perikanan kelak bukan sekadar ijazah, melainkan komitmen moral untuk menjaga kedaulatan laut dan menyejahterakan nelayan Nusantara," pesan Zulkarnain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....