Kukerta UNRI Rantau Mapesai Kembangkan Hidroponik

  • 28 Jul 2026 00:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hulu – Tim Kukerta Berdampak Universitas Riau (UNRI) 2026 memperkenalkan budidaya hidroponik kepada masyarakat Desa Rantau Mapesai, Kecamatan Rengat, Senin 27 Juli 2026. Program ini bertujuan mendorong pertanian modern sebagai solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi.

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pembangunan instalasi hidroponik serta pelatihan pembuatan sistem hidroponik sederhana. Selain mempraktikkan cara budidaya tanpa tanah, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai perawatan tanaman, kebutuhan nutrisi, hingga perhitungan biaya usaha agar dapat diterapkan secara mandiri.

Ketua Kelompok Kukerta Desa Rantau Mapesai, Ivan Aryaputra, mengatakan hidroponik dipilih karena sesuai dengan kondisi masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani, namun tidak semuanya memiliki lahan yang luas.

"Kami ingin hidroponik menjadi alternatif yang mudah diterapkan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sistem ini juga memiliki nilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan," ujarnya.

Sebagai tahap awal, mahasiswa membudidayakan tanaman pakcoy dan memperkenalkan berbagai komoditas lain yang dapat dikembangkan melalui sistem hidroponik, seperti selada, sawi, bayam, kangkung, caisim, tomat, cabai, mentimun, hingga stroberi.

Kepala Desa Rantau Mapesai, Iskandar, mengapresiasi inovasi yang dibawa mahasiswa Universitas Riau. Menurutnya, program tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat menjadi alternatif usaha pertanian bagi masyarakat.

"Mayoritas warga kami adalah petani. Kehadiran program hidroponik ini diharapkan dapat menjadi pilihan usaha pertanian yang lebih efisien dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Kukerta Berdampak Unri, Dr. Suroyo, M.Pd., menilai Desa Rantau Mapesai memiliki potensi besar untuk mengembangkan hidroponik secara berkelanjutan.

"Hidroponik bukan hanya solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas, tetapi juga peluang usaha yang menjanjikan. Melalui pendampingan seperti ini, kami berharap masyarakat dapat mengembangkannya secara mandiri," ungkapnya.

Melalui program ini, Tim Kukerta Berdampak Universitas Riau berharap budidaya hidroponik dapat terus dikembangkan sebagai usaha produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Rantau Mapesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....