Mengurangi Kelelahan Otak dengan Teknik Pomodoro
- 27 Jul 2026 10:50 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Teknik pomodoro adalah metode untuk meningkatkan fokus dan produktivitas belajar atau bekerja dengan membagi waktu menjadi sesi-sesi singkat yang diiringi istirahat sejenak. Teknik ini pertama kali dikembangkan oleh Francesco Cirillo pada akhir tahun 1980-an saat ia masih menjadi mahasiswa.
Menurut Halodoc, nama Pomodoro diambil dari bahasa Italia yang berarti "tomat", merujuk pada timer dapur berbentuk tomat yang digunakan Cirillo untuk membagi waktu belajarnya. Metode ini dirancang untuk melatih fokus dengan membagi waktu kerja ke dalam interval pendek yang diselingi waktu istirahat secara berkala.
| Baca juga: Penyebab Anak Menangis Menjelang Tidur |
Aturan dasar dari teknik ini sangat sederhana dan mudah untuk diterapkan oleh siapa saja dalam rutinitas harian. Cukup fokus bekerja secara penuh selama 25 menit, kemudian mengambil waktu istirahat singkat selama 5 menit. Setiap interval 25 menit ini disebut sebagai satu sesi Pomodoro. Setelah menyelesaikan 4 sesi Pomodoro berturut-turut, Anda disarankan untuk mengambil istirahat panjang selama 15 hingga 30 menit guna memberikan waktu pemulihan yang cukup bagi otak.
Secara biologis dan psikologis, pembagian waktu dalam Teknik Pomodoro memiliki dampak yang sangat besar terhadap kinerja otak manusia. Alodokter menyebutkan bahwa otak manusia pada dasarnya memiliki batas durasi untuk mempertahankan konsentrasi secara optimal. Dengan menyisipkan istirahat singkat secara teratur, otak mendapat kesempatan untuk memulihkan kadar glukosa dan pasokan energi, sehingga terhindar dari burnout atau kelelahan mental yang parah.
Selain menjaga kesehatan otak, teknik ini juga efektif untuk menghentikan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan (procrastination). Membagi tugas besar menjadi potongan waktu 25 menit terasa jauh lebih ringan dan tidak menakutkan bagi otak. Rasa cemas akibat tumpukan beban kerja akan berkurang karena fokus utama hanyalah menyelesaikan sesi interval yang sedang berjalan saat itu.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal saat menerapkan Teknik Pomodoro, ciptakanlah lingkungan kerja yang minim gangguan. Disarankan untuk mematikan notifikasi ponsel, menutup tab peramban yang tidak relevan, dan memberitahukan rekan kerja agar tidak mengganggu selama sesi 25 menit berlangsung. Menggunakan aplikasi penanda waktu (timer) khusus Pomodoro juga sangat membantu menjaga kedisiplinan di setiap sesinya.
Oleh karena itu, keberhasilan Teknik Pomodoro tetap terletak pada kepatuhan terhadap jeda istirahat. Jangan gunakan waktu istirahat 5 menit untuk tetap menatap layar komputer atau memeriksa email pekerjaan, melainkan gunakanlah untuk berdiri, meregangkan otot, atau minum air putih. Dengan konsistensi menjaga keseimbangan antara fokus dan istirahat, akhirnya akan bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan tingkat stres yang jauh lebih rendah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....