Headset Kabel Kembali Populer di Kalangan Gen Z, Sekadar Tren atau Lebih Praktis

  • 27 Jul 2026 05:55 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dalam beberapa tahun terakhir, perangkat audio nirkabel seperti True Wireless Stereo (TWS) mendominasi pasar berkat desainnya yang ringkas dan praktis. Namun, belakangan ini muncul fenomena menarik di media sosial, yaitu semakin banyak Gen Z yang kembali menggunakan headset kabel.

Tren ini memunculkan pertanyaan, apakah penggunaan headset kabel hanya sekadar mengikuti tren, atau memang menawarkan kelebihan yang lebih praktis? Salah satu alasan utama Gen Z kembali memilih headset kabel adalah kualitas audio yang dinilai lebih stabil.

Berbeda dengan perangkat nirkabel yang mengandalkan koneksi Bluetooth, headset kabel dapat menghasilkan suara tanpa risiko gangguan koneksi atau latensi. Hal ini menjadi keuntungan bagi pengguna yang gemar mendengarkan musik, menonton video, atau bermain gim dengan sinkronisasi suara yang lebih akurat (Sony, 2024).

Selain kualitas suara, headset kabel juga tidak memerlukan pengisian daya. Pengguna dapat langsung menghubungkannya ke perangkat yang kompatibel tanpa khawatir baterai habis di tengah aktivitas. Bagi sebagian orang, kemudahan ini dianggap lebih praktis dibandingkan harus mengisi ulang baterai TWS secara berkala.

Faktor lain yang membuat headset kabel kembali diminati adalah pengaruh tren di media sosial. Banyak kreator konten dan influencer terlihat menggunakan headset kabel sebagai bagian dari gaya berpakaian atau estetika Y2K yang kembali populer. Bagi sebagian Gen Z, headset kabel bukan hanya perangkat audio, tetapi juga aksesori yang memberikan kesan klasik dan unik.

Meski demikian, headset nirkabel tetap memiliki keunggulan, terutama dari sisi mobilitas. Pengguna dapat bergerak lebih bebas tanpa terganggu kabel yang menjuntai. Oleh karena itu, pilihan antara headset kabel dan TWS sangat bergantung pada kebutuhan serta preferensi masing-masing pengguna.

Menurut laporan Counterpoint Research (2024), pasar perangkat audio nirkabel masih terus berkembang secara global. Namun, meningkatnya minat terhadap headset kabel menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mempertimbangkan teknologi terbaru, tetapi juga kenyamanan, kualitas suara, dan nilai estetika. Fenomena ini membuktikan bahwa produk lama masih mampu bersaing jika tetap memenuhi kebutuhan pengguna.

Kembalinya popularitas headset kabel di kalangan Gen Z bukan sekadar tren sesaat. Kombinasi antara kualitas audio yang baik, kemudahan penggunaan tanpa baterai, harga yang relatif terjangkau, serta pengaruh budaya populer menjadikan headset kabel kembali diminati. Pada akhirnya, baik headset kabel maupun TWS memiliki kelebihan masing-masing, sehingga pilihan terbaik bergantung pada gaya hidup dan kebutuhan setiap pengguna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....