SMP Islam As-Shofa Jadi Sekolah Model PM dan KKA Kemendikdasmen

  • 24 Jul 2026 20:12 WIB
  •  Pekanbaru

RRI. CO. ID, Pekanbaru - SMP Islam As-Shofa Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penetapan tersebut menjadikan SMP Islam As-Shofa sebagai salah satu satuan pendidikan rujukan dalam penerapan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan karakter, kompetensi abad ke-21, dan literasi digital mulai Tahun Pelajaran 2026–2027.

Hal itu disampaikan Kepala SMP Islam As-Shofa, Wiwit Muliana, Jumat 24 Juli 2026, di ruang kerjanya. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan Kemendikdasmen merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Alhamdulillah, kami merasa bangga SMP Islam As-Shofa terpilih menjadi sekolah model implementasi pembelajaran mendalam, coding, dan kecerdasan artifisial oleh Kemendikdasmen. Ini merupakan sebuah kehormatan dan amanah besar bagi kami," ujarnya.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 010 Tahun 2026 tertanggal 12 Maret 2026. Program sekolah model implementasi PM dan KKA mulai diterapkan secara nasional pada Tahun Pelajaran 2026–2027.

Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang memuliakan proses belajar untuk membentuk kompetensi dan karakter peserta didik secara utuh. Sementara Koding dan Kecerdasan Artifisial menjadi kebijakan strategis untuk meningkatkan literasi digital, etika penggunaan teknologi, serta kemampuan berpikir logis, sistematis, dan komputasional sejak dini.

Sebagai sekolah model implementasi, SMP Islam As-Shofa berperan mengembangkan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi, penguatan pemahaman konseptual, literasi digital, serta karakter peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah.

Selain menjadi tempat implementasi program, sekolah model juga berfungsi sebagai ruang uji coba dan penyempurnaan praktik Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial. Praktik-praktik baik yang lahir dari sekolah model selanjutnya diharapkan dapat direplikasi oleh satuan pendidikan lain sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Keberadaan sekolah model PM bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran untuk membentuk delapan dimensi profil lulusan. Sementara sekolah model KKA diarahkan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan digital, berpikir kritis, logis, dan sistematis sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi di masa depan.

Dalam pelaksanaannya, Kemendikdasmen memberikan berbagai bentuk pendampingan kepada sekolah model, mulai dari bimbingan teknis hingga penguatan kapasitas bagi kepala sekolah, pengawas, dan guru agar implementasi program berjalan optimal.

SMP Islam As-Shofa mengikuti pendampingan Direktorat SMP Kemendikdasmen pada 9–10 Juni 2026 secara daring. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan pemahaman kepala sekolah, pengawas, dan guru mengenai implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Selanjutnya, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau menggelar Penguatan Kapasitas Sekolah Model sebagai Pusat Praktik Baik Pembelajaran pada 10–12 Juni 2026. Kemudian Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Riau melaksanakan pelatihan secara daring pada 25–27 Juni 2026 yang dilanjutkan secara luring pada 1–4 Juli 2026 di Hotel Dafam Pekanbaru.

Sebagai tindak lanjut dari rangkaian pelatihan tersebut, SMP Islam As-Shofa menyelenggarakan In House Training (IHT) dalam dua tahap, yakni pada 10–11 Juli 2026 dan 18 Juli 2026. Kegiatan itu bertujuan memperkuat pemahaman guru sekaligus memastikan seluruh materi pelatihan dapat diterapkan secara efektif dalam proses pembelajaran.

Melalui berbagai tahapan pendampingan dan pelatihan tersebut, SMP Islam As-Shofa diharapkan semakin siap menjadi sekolah rujukan dalam penerapan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial, sekaligus menjadi pusat praktik baik dan penggerak transformasi pendidikan di Provinsi Riau.

Wiwit mengatakan, pencapaian tersebut semakin mempertegas komitmen SMP Islam As-Shofa dalam menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan peserta didik berkarakter, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi perkembangan teknologi di masa mendatang.

"Pencapaian ini mempertegas komitmen SMP Islam As-Shofa dalam melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berpikir kritis, dan siap memimpin di era transformasi digital. Terima kasih kepada seluruh pihak yang senantiasa mendukung dan mendoakan perjalanan kami. Semoga kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik," tutur Wiwit Muliana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....