Bolehkah Curhat dengan AI

  • 21 Jul 2026 12:19 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuat banyak orang mulai memanfaatkannya sebagai teman berdiskusi, termasuk untuk mencurahkan perasaan atau masalah pribadi. Lantas, apakah curhat dengan AI diperbolehkan? Topik tersebut menjadi pembahasan dalam Program Spada RRI Pro 2 Pekanbaru pada Selasa, 21 Juli 2026, bersama narasumber Nurhidayati, M.Psi, seorang psikolog.

Menurut Nurhidayati, curhat kepada AI pada dasarnya tidak menjadi masalah, AI dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menuangkan pikiran atau mendapatkan sudut pandang awal terhadap suatu persoalan. Namun ia mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan AI sebagai satu-satunya tempat bergantung dalam menyelesaikan masalah.

"Boleh aja ya, cuma jangan terlalu mengikuti ya. Kalau misalnya, biasanya AI itu akan mengarahkan, misalnya curhatnya itu lebih ke indikasi masalah psikologis. Biasanya AI akan menyarankan datang ke psikolog untuk konsultasi. Biasanya AI ujungnya akan menyarankan seperti itu," ujar Nurhidayati.

Ia menjelaskan AI memiliki keterbatasan karena hanya memberikan respons berdasarkan data dan pola yang telah dipelajari. Sementara itu, penanganan masalah psikologis membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap kondisi emosional, riwayat kehidupan, hingga observasi langsung dari tenaga profesional.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Karena itu, apabila seseorang mengalami tekanan emosional yang berkepanjangan, kecemasan berlebihan, atau gejala yang mengarah pada gangguan psikologis, langkah terbaik adalah berkonsultasi langsung dengan psikolog agar mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....