Satgaswil Riau Edukasi 400 Siswa MAN 4 Cegah Paham IRET dan NVE

  • 20 Jul 2026 14:57 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror Polri kembali menggelar Program RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan) dengan memberikan edukasi kepada sekitar 400 siswa dan 20 guru MAN 4 Kota Pekanbaru, Senin 20 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pelajar terhadap ancaman paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET) dan Nihilistic Violent Extremism (NVE).

Mengusung tema "Sekolah Damai Tanpa Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme", kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif membangun kesadaran generasi muda agar mampu menangkal penyebaran paham ekstrem yang kini banyak memanfaatkan ruang digital.

Dalam sosialisasi, narasumber dari Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menjelaskan media sosial, permainan daring, hingga berbagai platform digital kerap dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan paham IRET dan NVE. Karena itu, pelajar diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis serta bijak dalam menggunakan teknologi digital.

"Perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan secara positif. Pelajar perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, bijak menggunakan media sosial, serta menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan cinta tanah air agar tidak mudah terpengaruh paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET) maupun Nihilistic Violent Extremism (NVE)," ujar narasumber Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri.

Selain meningkatkan literasi digital, peserta juga diajak memperkuat nilai toleransi, persatuan, dan cinta tanah air sebagai fondasi menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus informasi.

"Melalui Program RATAKAN, kami berharap terbangun lingkungan sekolah yang aman, damai, dan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh dalam menghadapi tantangan di ruang digital serta menolak segala bentuk penyebaran paham ekstrem," katanya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan pandangan mengenai tantangan penggunaan media digital di kalangan remaja serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Pihak MAN 4 Kota Pekanbaru mengapresiasi pelaksanaan Program RATAKAN karena dinilai memberikan bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan era digital.

Melalui program ini, Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai langkah preventif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, serta tangguh terhadap pengaruh paham ekstrem, sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, toleran, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....