Filosofi Teras Ajarkan Kendalikan Reaksi, Cocok untuk Fresh Graduate
- 29 Jun 2026 00:16 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring menjadi pembahasan dalam Program Intip Buku Pro 2 RRI Pekanbaru bersama komunitas literasi Rekan Rangurai, Minggu 28 Juni 2026. Melalui diskusi tersebut, pendengar diajak mengenal filsafat Stoisisme sebagai cara berpikir yang relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, terutama bagi generasi muda.
Anggota Rekan Rangurai, Eqi, mengaku memiliki pengalaman pribadi yang membuat buku tersebut berkesan baginya. Menurutnya, Filosofi Teras menjadi salah satu bacaan yang membantunya melewati fase quarter life crisis.
"Aku ketemu buku ini berasa emang udah takdir. Waktu itu direkomendasikan teman untuk baca buku ini, dan ya, buku ini bantu aku keluar dari masa Quarter Life Crisis," ujar Eqi dalam Program Intip Buku.
Ia menjelaskan, Filosofi Teras memperkenalkan filsafat Stoisisme dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami pembaca. Buku tersebut mengajarkan bahwa manusia tidak dapat mengendalikan semua peristiwa yang terjadi, tetapi selalu memiliki kendali atas cara berpikir dan merespons setiap situasi.
Salah satu konsep yang dibahas dalam buku adalah metode STAR, yakni Stop (tahan reaksi), Thinking (berpikir secara rasional), Assess (menilai apakah persoalan berada dalam kendali diri atau tidak), dan Respond (merespons dengan pertimbangan, bukan emosi sesaat).
Menurut Eqi, konsep STAR sangat relevan diterapkan di era media sosial ketika banyak orang terbiasa bereaksi secara spontan terhadap komentar, kritik, maupun tekanan dari lingkungan. Dengan menerapkan prinsip Stoisisme, seseorang dapat belajar mengelola emosi, mengurangi overthinking, dan lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar dapat dikendalikan.
Dalam kesempatan tersebut, Eqi juga merekomendasikan Filosofi Teras sebagai bacaan bagi para fresh graduate. Ia menilai masa transisi dari dunia kampus menuju dunia kerja sering kali dipenuhi rasa cemas, kebingungan, hingga tekanan untuk segera meraih kesuksesan.
"Lewat buku ini, kita diajak memahami kalau tidak semua hal berjalan sesuai rencana, tetapi setiap orang tetap memiliki kendali atas sikap, keputusan, dan cara menghadapi tantangan tersebut," katanya.
Ia menambahkan, pesan utama Filosofi Teras bukan mengajarkan seseorang untuk bersikap cuek terhadap keadaan, melainkan mampu membedakan persoalan yang dapat dikendalikan dan yang berada di luar kendali. Dengan demikian, energi dapat difokuskan pada tindakan yang benar-benar membawa perubahan dalam kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....