Harganas 2026 Soroti Krisis Fatherless, Ayah Diminta Lebih Terlibat
- 24 Jun 2026 18:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaaru - Di tengah derasnya tuntutan pekerjaan dan perkembangan zaman yang semakin cepat, ada satu hal yang tak bisa digantikan teknologi maupun materi, kehadiran seorang ayah di dalam keluarga. Pesan itulah yang menjadi ruh peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang diperingati setiap 29 Juni dengan mengusung tema nasional "Ayah Wajib Hadir". Puncak peringatan tahun ini dipusatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menyadur website resmi BKKBN, Tema tersebut menjadi pengingat bahwa peran ayah tidak berhenti sebagai pencari nafkah. Kehadiran ayah secara fisik maupun emosional dinilai sangat penting dalam membentuk karakter, rasa percaya diri, serta kesehatan mental anak sejak usia dini. Pemerintah melalui Kemendukbangga/BKKBN mengampanyekan keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Fenomena minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan atau fatherless menjadi salah satu perhatian utama dalam Harganas tahun ini. Kampanye "Ayah Wajib Hadir" hadir untuk mengubah pandangan lama yang menempatkan ayah hanya sebagai penanggung jawab ekonomi keluarga. Sebaliknya, ayah dan ibu didorong menjadi satu tim dalam mendampingi tumbuh kembang anak, baik dalam aspek pendidikan, sosial, emosional, maupun pembentukan karakter.
Kehadiran ayah dalam kehidupan sehari-hari anak diyakini memberikan dampak besar. Mulai dari mendengarkan cerita anak sepulang sekolah, mendampingi belajar, bermain bersama, hingga menjadi teladan dalam bersikap dan mengambil keputusan. Hal-hal sederhana tersebut terbukti membantu anak tumbuh lebih percaya diri, merasa aman, dan memiliki kemampuan sosial yang lebih baik.
Peringatan Harganas juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Dari lingkungan keluarga yang sehat, harmonis, dan penuh kasih sayang lahir generasi yang berkualitas. Karena itu, pembangunan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh anggota keluarga, terutama sosok ayah sebagai figur penting dalam kehidupan anak.
Berbagai kegiatan digelar di sejumlah daerah dalam rangkaian Harganas ke-33, mulai dari pelayanan keluarga berencana, konsultasi keluarga, edukasi pengasuhan, hingga kampanye Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan.
Harganas 2026 membawa pesan sederhana namun kuat. Anak tidak selalu membutuhkan hadiah mahal atau waktu yang panjang. Yang paling mereka butuhkan adalah ayah yang benar-benar hadir, mendengar, mendampingi, dan tumbuh bersama mereka. Sebab keluarga yang kuat tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh kehadiran dan keterlibatan seluruh anggotanya. Di situlah makna sesungguhnya dari tema "Ayah Wajib Hadir".
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....