Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Saatnya Bergerak untuk Iklim Bumi Kita
- 04 Jun 2026 20:42 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk mengingatkan dunia bahwa bumi sedang menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang semakin nyata. Mulai dari perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga polusi yang terus mengancam kualitas hidup manusia.
Menyadur laman Kementrian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Melalui Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2026, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya menjaga lingkungan.
Peringatan tahun ini mengusung tema NowForClimate atau “Saatnya Bertindak untuk Iklim”. Tema tersebut menekankan pentingnya aksi nyata dalam menghadapi krisis lingkungan yang saat ini dikenal sebagai Triple Planetary Crisis. Krisis ini mencakup tiga persoalan besar yang saling berkaitan, yaitu perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.
Pemerintah menilai tantangan tersebut tidak dapat diatasi oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, organisasi masyarakat, hingga individu untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini juga sejalan dengan kampanye global yang digagas oleh United Nations Environment Programme (UNEP). Fokus utama kampanye adalah perubahan iklim dan berbagai dampak yang kini mulai dirasakan masyarakat di berbagai belahan dunia, seperti cuaca ekstrem, peningkatan suhu global, kekeringan, banjir, serta gangguan terhadap ekosistem.
Melalui kampanye tersebut, masyarakat diajak untuk mendengar “sinyal” yang dikirimkan bumi dan meresponsnya dengan tindakan positif. Langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat energi listrik, menanam pohon, mengelola sampah dengan baik, hingga menggunakan transportasi ramah lingkungan dapat menjadi kontribusi nyata bagi kelestarian bumi.
Tahun 2026, Azerbaijan dipercaya menjadi tuan rumah peringatan global Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Berbagai kegiatan edukasi, kampanye publik, aksi lingkungan, hingga gerakan kreatif akan digelar di berbagai negara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga bumi.
Bagi Indonesia, peringatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Setiap tindakan kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan generasi mendatang.
Karena itu, Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan. Lebih dari itu, hari ini menjadi ajakan untuk mulai bergerak, peduli, dan berkontribusi menjaga bumi. Sebab lingkungan yang sehat adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan untuk anak cucu di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....