Hydronite Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional WYIE 2026
- 29 Mei 2026 20:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar muda Indonesia. Tim inovator muda yang terdiri dari Phoebe, Gracelyn, Leticia, Luna, Velika, dan Annabel Caitlyn berhasil membawa pulang medali emas dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.
Dalam program Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru, Jumat 29 Mei 2026, para pelajar asal Riau ini menceritakan perjalanan mereka hingga berhasil menciptakan inovasi ramah lingkungan tersebut.
Hydronite merupakan sistem filtrasi yang dirancang khusus untuk digunakan di lingkungan medis dan laboratorium. Menariknya, alat tersebut dibuat dari limbah sekali pakai seperti masker dan sarung tangan medis yang kemudian diolah menjadi filter penyaring air mengandung logam berat.
“Awalnya kami melihat banyak limbah di laboratorium, seperti masker dan gloves sekali pakai. Dari situ kami berpikir bagaimana limbah ini bisa dimanfaatkan lagi,” jelas Phoebe.
Melalui proses penelitian selama kurang lebih tiga bulan, mereka berhasil menciptakan filter yang tidak hanya memanfaatkan limbah, tetapi juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan.
Para pelajar ini mengaku isu perubahan iklim dan pencemaran lingkungan menjadi motivasi utama dalam mengembangkan Hydronite.
“Filter ini dibuat untuk membantu menyaring heavy metals dan melindungi lingkungan,” kata Gracelyn.
Ide mengikuti kompetisi internasional tersebut juga terinspirasi dari senior sekolah yang sebelumnya pernah mengikuti ajang serupa. Sejak tahun lalu, mereka sudah menantikan kesempatan untuk ikut serta dalam WYIE.
Meski terdiri dari siswa lintas jenjang, mulai dari kelas 7 SMP hingga kelas 10 SMA, mereka mampu bekerja sama dalam satu tim dengan membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing.
“Kami diskusi dulu supaya sejalan, lalu cari solusi terbaik sebelum eksekusi,” ujar Leticia.
Selama proses pengerjaan, berbagai percobaan sempat mengalami kegagalan. Namun mereka memilih untuk terus mencoba hingga akhirnya Hydronite berhasil dikembangkan dan dipresentasikan di hadapan dewan juri internasional.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi besar bisa lahir dari keresahan sederhana di lingkungan sekitar. Para anggota tim berharap pencapaian mereka dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya untuk berani mencoba dan terus berkarya melalui bidang sains dan inovasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....