Tak Sekadar Menanam Pohon, Mahasiswa Ajarkan Warga Olah Sampah Jadi Kompos
- 26 Mei 2026 22:16 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Program Pekan Penghijauan ke-35 yang digelar mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Riau tidak hanya berfokus pada penanaman pohon. Tahun ini, mahasiswa juga menghadirkan edukasi pengolahan limbah organik menjadi kompos bagi masyarakat Desa Tanjung, Kampar Hulu.
Dalam program “Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru” bersama Frans Syahputra Halawa, Ketua Pelaksana Pekan Penghijauan 35 dan Abdullah Abiyu, Koordinator Seksi Acara Pekan Penghijauan 35) pada Kamis, 21 Mei 2026 lalu, Koordinator Seksi Acara, Abdullah Abiyu menjelaskan inovasi tahun ini dibuat agar masyarakat tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktekkan pengolahan sampah organik.
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki permasalahan sampah, terutama limbah sayur dari pasar sekitar. Selama ini, sampah hanya dibuang dan menumpuk begitu saja. Karena itu, mahasiswa mencoba memberikan solusi sederhana dengan mengajarkan cara membuat kompos dari limbah organik rumah tangga dan pasar.
Kegiatan ini dilakukan melalui program “Penyuluhan Aksi Organik” yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, warga akan diajak memahami tahapan pengolahan sampah hingga menjadi pupuk yang bermanfaat bagi lingkungan dan pertanian.
Selain itu, mahasiswa juga mengadakan program “PP Goes to School” di SMA Negeri 1 Kampar Hulu. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan sejak usia muda. Edukasi yang diberikan meliputi pengelolaan sampah hingga praktik sederhana menjaga ekosistem sekitar.
Ketua pelaksana kegiatan, Frans mengungkapkan bahwa persiapan acara dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Mahasiswa harus melakukan survei lokasi, koordinasi dengan pemerintah desa, hingga memastikan masyarakat ikut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
Meski menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pencarian lokasi hingga koordinasi lapangan, para mahasiswa tetap semangat menjalankan program ini. Mereka berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga alam.
Program ini menjadi bukti bahwa generasi muda tidak hanya mampu berbicara soal lingkungan, tetapi juga turun langsung mencari solusi bagi permasalahan yang terjadi di masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....