Mahasiswa Universitas Riau Bergerak Selamatkan Tebing Hulu Sungai Kampar
- 26 Mei 2026 22:05 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kerusakan lingkungan di kawasan tebing hulu Sungai Kampar menjadi perhatian serius mahasiswa Universitas Riau. Melalui program Pekan Penghijauan ke-35, mahasiswa Pendidikan Biologi berinisiatif melakukan rehabilitasi kawasan yang mengalami erosi akibat luapan air sungai.
Dalam program “Sore Ceria Pro 2 Pekanbaru” bersama Frans Syahputra Halawa, Ketua Pelaksana Pekan Penghijauan 35 dan Abdullah Abiyu, Koordinator Seksi Acara Pekan Penghijauan 35 pada Kamis, 21 Mei 2026 lalu. Frans menjelaskan kondisi di Desa Tanjung mulai memprihatinkan. Kawasan yang dulunya menjadi tempat rekreasi dan area camping masyarakat kini perlahan rusak akibat terkikis air sungai.
Menurut Frans, minimnya pohon di sekitar tebing membuat tanah mudah longsor dan menyebabkan sedimentasi di sungai. Karena itu, mahasiswa bersama masyarakat berupaya melakukan penghijauan dengan menanam kembali berbagai jenis tanaman di kawasan tersebut.
Sementara itu, Abdullah menyebutkan kegiatan penghijauan tahun ini berbeda dari sebelumnya. Jika tahun lalu fokus pada penanaman mangrove di wilayah pesisir, kali ini program diarahkan pada penanaman pohon buah di sekitar tepian sungai Kampar.
Program tahunan yang sudah berjalan sejak 1988 ini juga melibatkan banyak pihak, mulai dari mahasiswa, dosen, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar. Tidak hanya penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan edukasi lingkungan di sekolah dan pelatihan pengolahan limbah organik untuk warga.
Menariknya, masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Dukungan diberikan mulai dari pihak desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda setempat yang ikut membantu proses persiapan acara. Hal ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh melalui kerja sama berbagai pihak.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan hanya sekadar program kampus, tetapi juga bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Dengan adanya penghijauan ini, diharapkan kawasan tepian Sungai Kampar dapat kembali hijau dan terhindar dari kerusakan yang lebih parah di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....