SMA Negeri 9 Mandau Gelar Workshop Penguatan Literasi Guru

  • 26 Mei 2026 09:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Bengkalis - Upaya memperkuat kualitas pembelajaran terus dilakukan SMA Negeri 9 Mandau, Kabupaten Bengkalis. Salah satunya melalui Workshop Penguatan Kompetensi Literasi Guru yang digelar selama dua hari, 21–22 Mei 2026, dengan mengusung tema “Guru Hebat, Literasi Kuat: Penguatan Kompetensi Literasi Guru untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran.”

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu diikuti seluruh guru dari berbagai bidang studi. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendorong pendidikan yang bermutu, inovatif, inklusif, serta relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik di era global.

Sebagai narasumber, panitia menghadirkan Coach Dr. Biryanto, praktisi pendidikan yang dikenal aktif dalam penguatan kompetensi guru. Kehadirannya disambut antusias para peserta sejak hari pertama kegiatan berlangsung.

Dalam penyampaian materi, Coach Biryanto menggunakan beragam model pembelajaran yang variatif dan inovatif. Suasana workshop berlangsung aktif dan interaktif karena peserta diajak berdiskusi, bertukar gagasan, hingga mengikuti simulasi pembelajaran berbasis literasi.

Terdapat tujuh topik utama yang dibahas selama workshop. Materi tersebut meliputi esensi kompetensi guru, konsep dasar literasi dalam pembelajaran, strategi penguatan literasi guru, asesmen literasi, membangun budaya literasi, praktik pembelajaran kelas berbasis literasi, hingga evaluasi dan refleksi.

Coach Biryanto menegaskan bahwa literasi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dikuasai guru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik sekaligus agen pembelajaran di sekolah.

“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi keterampilan memahami, menganalisis, dan mengembangkan gagasan. Guru harus menjadi teladan dalam membangun budaya literasi agar peserta didik termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya,” kata Coach Biryanto di hadapan peserta workshop.

Menurutnya, penguatan literasi guru akan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran di kelas. Ketika guru mampu menerapkan strategi literasi secara tepat, siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga terlatih berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi.

Di akhir kegiatan, Coach Biryanto mengapresiasi semangat seluruh peserta yang aktif mengikuti rangkaian workshop dari awal hingga selesai. Ia berharap materi yang telah dipelajari dapat diterapkan secara berkelanjutan di ruang kelas, sehingga mampu mendorong peningkatan literasi siswa dan memperkuat budaya belajar di SMA Negeri 9 Mandau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....