Sugar Glider Jadi Perhatian di CFD Pekanbaru, Hewan Mirip Tupai Terbang

  • 24 Mei 2026 13:32 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ada yang menarik perhatian di suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Minggu pagi 24 Mei 2026. Tampak kerumunan masyarakat di salah stau stand yang berada di sebelah pos polisi, dengan hadirnya hewan kecil bermata besar yang menarik perhatian pengunjung.

Hewan tersebut adalah sugar glider (Petaurus breviceps), mamalia nokturnal yang dikenal aktif pada malam hari dan memiliki kemampuan meluncur dari satu tempat ke tempat lain. Banyak pengunjung awalnya mengira hewan itu adalah tupai terbang (flying squirrel).

Namun keduanya ternyata berbeda, baik dari jenis maupun karakteristiknya. Sugar glider merupakan marsupial atau hewan berkantung yang berasal dari wilayah Papua dan Australia. Hewan ini memiliki selaput tipis di antara kaki depan dan belakang yang membantunya meluncur saat berpindah tempat di alam liar.

Salah seorang penjual sugar glider di area CFD Jalan Sudirman, Rahmat mengatakan, hewan tersebut cukup diminati masyarakat karena bentuknya unik dan sifatnya yang aktif.

“Kalau sugar glider ini aktifnya malam hari. Umurnya bisa sampai 15 tahun kalau dirawat baik. Makannya juga mudah didapatkan, yakni buah-buahan manis seperti semangka, pepaya, jagung manis, kadang madu juga,” ujar Rahmat kepada RRI.

Ia juga menjelaskan sugar glider memiliki bau khas yang cukup berbeda dibanding hewan peliharaan lainnya.

“Memang ada bau khasnya karena dia punya kelenjar keringat, terutama yang jantan. Tapi kalau kandangnya rajin dibersihkan biasanya tidak terlalu menyengat,” tambahnya.

Sugar glider sendiri berbeda dengan tupai terbang (flying squirrel) meskipun sama-sama dapat meluncur. Tupai terbang termasuk jenis rodentia atau hewan pengerat seperti tupai biasa, sedangkan sugar glider merupakan hewan berkantung yang lebih dekat dengan kanguru dan koala.

Selain itu, sugar glider cenderung memiliki ukuran tubuh lebih kecil, mata besar, serta sifat sosial yang cukup kuat terhadap pemiliknya apabila sering diajak berinteraksi.

Keberadaan sugar glider di CFD Jalan Sudirman Pekanbaru pagi tadi cukup menarik perhatian warga. Banyak pengunjung berhenti untuk melihat, memotret, bahkan bertanya langsung mengenai cara perawatan hewan tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap hewan eksotis semakin meningkat. Namun masyarakat juga diingatkan untuk memahami cara perawatan dan kebutuhan hewan sebelum memutuskan memeliharanya, agar kesejahteraan satwa tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....