Listrik Padam, Ujian Online 13 Sekolah di Tasik Putri Puyu Terhenti

  • 20 Mei 2026 17:38 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Meranti - Pemadaman listrik secara tiba-tiba, di Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kepulauan Meranti, Rabu pagi membuat sejumlah sekolah yang tengah melaksanakan ujian online, harus terhenti.

Pemadaman terjadi sekitar pukul 08:00 WIB, saat seluruh siswa di sejumlah sekolah, sedang fokus menjawab soal ujian. Baru sekitar 30 menit mengerjakan soal, pemadaman listrik pun terjadi. Hal itu sempat membuat bingung pihak sekolah

"Pemadaman itu sekitar jam 8, anak-anak baru melaksanakan ujian sekitar 30 menit," ujar seorang guru, Nanang. Rabu 20 Mei 2026.

Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu itu membuat proses ujian siswa menjadi terganggu. Ujian yang digelar secara online itu pun terpaksa berhenti sementara, akibat pasokan listrik terputus dan sinyal Internet yang hilang.

"Akses internet kami menggunakan wifi, jadi ketika listrik padam, otomatis jaringan internet terputus," terangnya

Tak kehilangan akal, sejumlah guru di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Kudap, langsung menggunakan Handphone masing-masing, sebagai Hotspot portable, agar laptop dan perangkat yang digunakan siswa untuk melaksanakan ujian online, bisa kembali terkoneksi ke internet.

"Untungnya, posisi sekolah kami tak jauh dari laut, dan jaringan Telkomsel masih ada, sehingga masih bisa memanfaatkan handphone untuk koneksi internet," jelasnya.

Ada sekitar 13 sekolah yang terdampak pemadaman listrik oleh pihak PLN, yang tersebar di sejumlah desa, mulai dari Desa Kudap hingga ke desa Tanjung Padang. Dari jumlah sekolah yang terdampak hanya beberapa sekolah yang bisa melanjutkan ujian dengan bantuan Handphone, sisanya harus menunggu listrik kembali menyala.

"Disekolah lain itu, kalau listrik padam, otomatis jaringan internet dari pemancar ikut padam, sehingga tidak ada alternatif lain untuk mendapatkan koneksi internet," terangnya lagi.

Setelah padam sekitar satu jam, listrik baru bisa kembali menyala dan proses ujian bisa kembali berlanjut.

Terkait pemadaman secara tiba-tiba itu, Manager PLN ULP Selatpanjang, Roni Saputra, mengatakan terjadi akibat gangguan di unit mesin pembangkit.

"Tadi memang ada gangguan di bagian mesinnya, namun sudah kita tangani dan bisa normal kembali," ujar Roni.

Ia tidak menampik adanya gangguan yang kerap terjadi. Saat ini pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan terhadap mesin maupun jaringan kelistrikan.

"Kami saat ini terus berupaya semaksimal mungkin, melakukan perbaikan baik di mesin pembangkit, maupun jaringan. Petugas kami juga saat ini memasang alat pengaman jaringan dari gangguan hewan seperti monyet, guna meminimalisir potensi gangguan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....