Perawatan AC Standing Penting Jaga Kenyamanan Kantor
- 05 Mei 2026 16:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Di banyak kantor, termasuk ruang kerja dan ruang siaran, keberadaan pendingin ruangan jenis standing (AC berdiri) masih menjadi andalan. Namun, seiring usia pemakaian yang semakin lama, performa perangkat ini kerap menurun dan berpotensi mengganggu kenyamanan kerja.
Kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. AC yang sudah berumur tidak hanya mengalami penurunan efisiensi pendinginan, tetapi juga berisiko meningkatkan konsumsi listrik secara signifikan. Dikutip dari situs resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), penggunaan peralatan pendingin yang tidak efisien dapat meningkatkan beban konsumsi energi listrik, terutama jika tidak dilakukan perawatan secara berkala.
AC standing yang telah digunakan dalam jangka waktu lama umumnya mengalami beberapa masalah, seperti:
Pendinginan tidak maksimal
Suara mesin lebih bising
Konsumsi listrik meningkat
Sirkulasi udara tidak merata
Hal ini disebabkan oleh penumpukan debu, penurunan kinerja kompresor, hingga kebocoran refrigeran.
| Baca juga: Tips Merawat Tombol Android Tetap Awet |
Dikutip dari situs resmi International Energy Agency (IEA), sistem pendingin ruangan yang tidak terawat dapat mengalami penurunan efisiensi energi secara signifikan dan berkontribusi terhadap pemborosan listrik. Penurunan performa AC tidak hanya berdampak pada suhu ruangan, tetapi juga memengaruhi produktivitas pegawai.
Ruangan yang terlalu panas atau tidak stabil suhunya dapat menurunkan kenyamanan dan konsentrasi kerja. Selain itu, perangkat AC yang sudah lama juga berpotensi mengalami gangguan mendadak, yang dapat menghambat operasional kantor, terutama pada ruang-ruang penting seperti studio siaran. Untuk mengatasi hal tersebut, perawatan rutin menjadi langkah paling efektif. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan antara lain:
Pembersihan filter dan evaporator secara berkala
Pemeriksaan tekanan refrigeran
Baca juga: Mengapa Motor Sulit DihidupkanPengecekan kompresor dan sistem kelistrikan
Servis menyeluruh oleh teknisi profesional
United Nations Environment Programme (UNEP)dalam panduan resmi mereka juga menekankan perawatan berkala pada sistem pendingin dapat meningkatkan efisiensi energi sekaligus memperpanjang usia pakai perangkat. Dalam beberapa kasus, AC standing yang sudah terlalu lama digunakan mungkin tidak lagi efisien meskipun telah dilakukan perawatan.
International Energy Agency IEA dalam situs mereka juga menyebutkan penggunaan perangkat lama dengan efisiensi rendah dapat meningkatkan konsumsi energi secara signifikan dibandingkan dengan teknologi terbaru yang lebih hemat energi. Oleh karena itu, evaluasi berkala perlu dilakukan untuk menentukan apakah perangkat masih layak digunakan atau perlu diganti.
Dalam kondisi ini, peran teknisi sangat penting dalam melakukan diagnosa dan menentukan langkah terbaik terhadap perangkat AC yang ada. Pengelola sarana prasarana juga perlu melakukan pendataan kondisi perangkat, sehingga perawatan dan penggantian dapat dilakukan secara terencana dan efisien.
Keberadaan AC standing lama di lingkungan kantor tetap dapat dimanfaatkan secara optimal selama dilakukan perawatan yang tepat. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, perangkat tersebut justru dapat menjadi sumber pemborosan energi dan gangguan operasional. Dengan perawatan rutin dan evaluasi berkala, kenyamanan lingkungan kerja tetap terjaga, sekaligus mendukung efisiensi operasional kantor secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....