Mengenal Petrichor, Aroma Tanah yang Muncul saat Hujan Turun
- 20 Apr 2026 15:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Saat hujan turun, banyak orang merasakan aroma khas yang muncul dari tanah. Aroma ini sering dianggap menenangkan dan membawa suasana yang lebih segar setelah cuaca panas.
Fenomena ini dikenal dengan istilah petrichor, yaitu aroma yang muncul ketika air hujan jatuh ke permukaan tanah kering. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan kombinasi senyawa alami yang dilepaskan ke udara saat hujan pertama turun.
Petrichor berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu petra yang berarti batu dan ichor yang merujuk pada cairan yang mengalir dalam mitologi Yunani. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan untuk menggambarkan aroma khas setelah hujan.
Menurut Nature, fenomena ini telah diteliti sejak lama dan berkaitan dengan senyawa kimia yang dilepaskan oleh tanah dan tumbuhan. Aroma tersebut bukan sekadar bau tanah biasa, tetapi hasil dari proses alami yang kompleks.
Salah satu penyebab utama petrichor adalah senyawa yang dihasilkan oleh bakteri di dalam tanah, terutama saat kondisi kering. Ketika hujan turun, senyawa ini terangkat ke udara dan tercium oleh manusia.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Nature menjelaskan tetesan air hujan dapat menangkap partikel kecil dari tanah dan menyebarkannya ke udara dalam bentuk aerosol. Proses inilah yang membuat aroma khas tersebut lebih mudah tercium setelah hujan.
| Baca juga: Penyebab Anak Suka Bertanya |
Selain itu, tumbuhan juga berperan dalam menciptakan aroma petrichor. Selama periode kering, beberapa tanaman melepaskan minyak alami yang terserap ke dalam tanah.
Saat hujan turun, minyak tersebut ikut terangkat bersama partikel tanah dan menghasilkan aroma yang khas. Kombinasi antara senyawa dari bakteri dan tumbuhan inilah yang membentuk bau yang sering diasosiasikan dengan hujan.
Aroma petrichor sering dianggap menenangkan karena berkaitan dengan pengalaman sensorik dan memori. Bau tertentu dapat memicu respons emosional, termasuk rasa nyaman dan segar.
Menurut National Institutes of Health, indera penciuman memiliki hubungan erat dengan bagian otak yang mengatur emosi dan memori. Hal ini menjelaskan mengapa aroma hujan sering memberikan efek relaksasi bagi sebagian orang.
Petrichor bukan hanya sekadar aroma yang muncul saat hujan, tetapi juga bagian dari proses alami yang melibatkan tanah, mikroorganisme, dan tumbuhan. Dengan memahami fenomena ini, pengalaman sederhana saat hujan turun bisa terasa lebih bermakna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....