Mengenal Morfologi Tanaman Kapulaga, Rempah Khas Indonesia

  • 16 Apr 2026 09:23 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Salah satu rempah khas Indonesia yang dikenal memiliki aroma kuat adalah Kapulaga. Selain menjadi salah satu rempah untuk bahan masakan, ternyata Kapulaga juga menjadi bagian dari obat tradisional.

Dikutip dari Pertanian Press Tahun 2022, secara umum, kapulaga termasuk tanaman tahunan (perennial) dengan habitus berupa terna. Tinggi tanaman ini berkisar antara 1 hingga 1,5 meter. Batangnya tergolong batang semu yang terbentuk dari susunan pelepah daun.

Bentuk batangnya silindris dan tumbuh tegak, memberikan kesan kokoh meskipun bukan batang berkayu. Daun kapulaga memiliki bentuk memanjang dengan ujung runcing. Panjang daun berkisar antara 25 hingga 35 cm dan lebar sekitar 10 hingga 12 cm. Tulang daun tersusun secara menyirip dengan warna hijau yang segar.

Dalam satu rumpun, tanaman kapulaga dapat memiliki sekitar 20 hingga 30 batang semu yang tumbuh dari rimpang (rizoma). Batang yang sudah tua akan mati dan secara alami digantikan oleh batang muda yang tumbuh dari rizoma lainnya.

Bagian buah kapulaga juga memiliki karakteristik yang unik. Buahnya tumbuh dalam tandan kecil dan pendek yang posisinya berada dekat dengan permukaan tanah. Dalam satu tandan, biasanya terdapat 10 hingga 20 butir buah.

Bentuk buahnya menyerupai bulat telur dengan tiga alur membujur yang membagi buah menjadi tiga bagian. Ukuran buah kapulaga relatif kecil, dengan panjang sekitar 1 hingga 1,8 cm dan lebar sekitar 1,5 cm. Warna kulit buah bervariasi dari kecokelatan hingga kuning muda.

Di dalam buah terdapat tiga ruang yang dipisahkan oleh sekat (septum), dan setiap ruang berisi dua deret biji. Biji kapulaga berwarna cokelat kemerahan saat matang, dengan ukuran panjang sekitar 3 hingga 5 mm dan lebar 2 hingga 3,5 mm.

Bentuknya poligonal tumpul dan diselimuti oleh lapisan tipis berwarna putih. Biji inilah yang menghasilkan aroma khas kapulaga yang kuat dan harum, sehingga banyak dimanfaatkan dalam berbagai keperluan kuliner maupun pengobatan tradisional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....