Mengenal Fungsi Lunula pada Pangkal Kuku

  • 14 Apr 2026 11:41 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Bagi sebagian orang pasti pernah memperhatikan adanya area putih berbentuk setengah lingkaran di pangkal kuku. Bagian tersebut disebut lunula. Istilah ini diambil dari bahasa Latin yang memiliki arti “bulan kecil” karena bentuknya yang melengkung menyerupai fase bulan sabit.

Lunula paling sering terlihat pada ibu jari. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya perbedaan anatomi tulang pada ibu jari dengan jari lain.

Berdasarkan situs NailKnowledge, Lunula sering kali tidak terlihat karena letaknya berada di bawah lipatan kulit yang disebut Proximal Nail Fold. Bagian ini memiliki struktur yang sangat halus dan merupakan area pertemuan antara akar kuku dengan bagian kuku yang terlihat.

Lunula paling sering terlihat jelas pada ibu jari. Secara anatomi, ini terjadi karena ibu jari hanya memiliki dua tulang, sedangkan jari-jari lainnya memiliki tiga tulang. Hal ini memengaruhi ruang dan posisi matriks kuku.

Lunula merupakan tepi dari matriks kuku yang menjadi tempat sel-sel hidup kuku diproduksi. Di area inilah terjadi proses bernama keratinisasi. Pada tahap ini, sel-sel hidup yang baru terbentuk akan melepaskan isi selnya dan bertransformasi menjadi sel kuku yang keras dan tidak hidup.

Warna putih pada area ini disebabkan oleh jaringan di bawahnya yang menutupi pembuluh darah dan juga karena merupakan area transisi proses pengerasan sel belum sepenuhnya selesai. Sel-sel kuku yang dilihat di bagian luar sebenarnya adalah sel kulit yang telah mengalami modifikasi total menjadi jaringan tanduk yang kuat.

Salah satu mitos yang paling sering beredar adalah lunula yang tidak terlihat menandakan kondisi kesehatan yang buruk. Faktanya, kesehatan kuku sama sekali tidak bergantung pada terlihat atau tidaknya lunula.

Dijelaskan pada laman Halodoc, perubahan pada tampilan, warna, atau hilangnya bagian ini memang dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi internal tubuh. Namun, diagnosis tidak dapat ditegakkan hanya berdasarkan observasi visual semata tanpa pemeriksaan klinis lanjutan.

Singkatnya, semua orang pasti punya lunula agar kuku bisa tumbuh, meski posisinya tidak selalu terlihat. Tidak adanya lunula yang terlihat bukan berarti seseorang sedang sakit, karena kondisi fisik setiap orang sangat bervariasi.

Perubahan kecil pada bentuknya pun tidak bisa dijadikan dasar tunggal untuk mendiagnosa suatu masalah kesehatan. Tubuh manusia memiliki variasi anatomis yang luas dan tidak semua anomali visual menandakan patologi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....