Empat jenis pakan penggemukan kambing agar ternak lebih berbobot

  • 01 Apr 2026 14:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dalam usaha peternakan kambing, meningkatkan bobot badan merupakan salah satu tujuan utama. Namun, masih banyak peternak yang merasa sudah rutin memberi pakan setiap hari, tetapi pertumbuhan kambing tetap lambat.

Hal ini biasanya disebabkan oleh komposisi nutrisi pakan yang belum seimbang atau kurang optimal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami jenis, kualitas, serta takaran pakan yang tepat agar proses penggemukan berjalan maksimal.

Menurut Karinadintha Marsya Rachman, pengaturan pakan penggemukan kambing tidak hanya bergantung pada jenis pakan, tetapi juga harus disesuaikan dengan bobot tubuh ternak. Kambing umumnya membutuhkan pakan hijauan segar sekitar 10–20% dari berat badannya setiap hari. Sebagai contoh, kambing dengan bobot 30 kg memerlukan sekitar 3–6 kg rumput atau daun segar. Jika menggunakan pakan kering seperti silase, kebutuhannya sekitar 3–4% dari bobot tubuh (±0,9–1,2 kg per hari), dan dapat ditambah sekitar 0,5 kg konsentrat per ekor.

Pakan hijauan menjadi fondasi utama dalam penggemukan kambing, terutama yang memiliki kandungan protein tinggi. Beberapa jenis hijauan berkualitas yang bisa digunakan antara lain indigofera, daun singkong, daun lamtoro, daun nangka, dan daun turi. Khusus daun singkong, sebaiknya dilayukan terlebih dahulu sebelum diberikan untuk mengurangi kandungan zat berbahaya.

Selain hijauan, pemberian pakan tambahan berupa konsentrat juga sangat dianjurkan agar proses penggemukan lebih cepat dan efisien. Konsentrat dapat berupa dedak padi dan tepung jagung sebagai sumber energi. Untuk meningkatkan kandungan lemak tubuh, Anda bisa menambahkan bungkil kelapa. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan protein, bahan seperti ampas tahu, tempe, atau limbah tebu bisa menjadi pilihan yang ekonomis dan mudah didapat.

Pakan fermentasi atau silase juga memiliki peran penting dalam meningkatkan daya cerna pakan. Silase dapat dibuat dari campuran rumput dan hijauan yang difermentasi bersama bahan tambahan lain. Dengan proses fermentasi, nutrisi menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh kambing sehingga pertambahan bobot badan bisa berlangsung lebih cepat.

Tak kalah penting, tambahan nutrisi seperti molase atau tetes tebu dapat diberikan sebagai sumber energi instan. Selain mudah dicerna, aroma manis dari molase juga mampu meningkatkan nafsu makan kambing. Dengan kombinasi pakan utama dan tambahan yang seimbang, penggemukan kambing tidak hanya lebih cepat, tetapi juga mampu menjaga kesehatan dan kualitas daging.

Kunci sukses dalam penggemukan kambing terletak pada konsistensi, pemilihan pakan yang tepat, serta keseimbangan nutrisi. Dengan manajemen pakan yang baik, hasil ternak akan lebih optimal dan menguntungkan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa langsung Anda terapkan di peternakan Anda. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....