Mengenal Minyak Telon, Manfaat, Kandungan, dan Cara Membuatnya
- 31 Mar 2026 08:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Salah satu minyak tradisional yang menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia terutama Ibu yang memiliki bayi adalah minyak Telon. Produk yang populer karena manfaatnya bisa memberikan rasa hangat sekaligus aroma yang menenangkan dan identik dengan aroma bayi atau balita.
Dikutip dari laman kanalpengetahuan.farmasi.ugm.ac.id, penggunaan minyak telon cukup beragam, mulai dari dioleskan pada perut, dada, punggung, hingga telapak kaki. Minyak ini dipercaya dapat membantu mencegah masuk angin, melegakan pernapasan, hingga meredakan perut kembung.
| Baca juga: Fakta Buah Matoa Kaya Antioksidan |
Tidak hanya untuk bayi, orang dewasa pun masih banyak yang menggunakan minyak telon karena aromanya yang lembut dan tidak terlalu menyengat. Secara etimologi, minyak telon berasal dari bahasa Jawa “telu” yang berarti tiga. Nama tersebut merujuk pada tiga bahan utama penyusunnya, yaitu minyak minyak kelapa, minyak adas, dan kayu putih dengan perbandingan tertentu.
Minyak kelapa berfungsi menjaga kelembapan kulit sekaligus menjadi bahan dasar yang membantu mencampurkan kedua minyak lainnya. Sementara itu, minyak adas dikenal memiliki aroma segar serta manfaat seperti mengurangi kembung, bersifat antibakteri, hingga membantu merangsang nafsu makan. Adapun minyak kayu putih memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh dan melancarkan peredaran darah.
Selain membeli produk jadi, minyak telon juga dapat diracik sendiri di rumah dengan bahan yang mudah didapat. Campuran ketiga minyak tersebut umumnya menggunakan perbandingan seimbang, yaitu masing-masing satu bagian.
Proses pembuatannya cukup sederhana, yakni dengan mencampurkan dan mengocok ketiga bahan hingga merata dalam wadah bersih dan kering. Komposisi minyak telon juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, untuk sensasi hangat yang lebih kuat, jumlah minyak kayu putih dapat ditambah.
Dari sisi biaya, meracik sendiri minyak telon dinilai lebih ekonomis karena dapat menghasilkan jumlah yang lebih banyak dibandingkan membeli produk kemasan di pasaran. Walapun begitu, minyak telon racikan sendiri memiliki daya tahan yang relatif lebih singkat. Hal ini dipengaruhi oleh kualitas bahan, terutama minyak kelapa, serta proses penyimpanan.
Sehingga, minyak telon sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, dijauhkan dari paparan sinar matahari, dan diletakkan di tempat yang aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....