Asal Mula Tanaman Labu Siam
- 26 Mar 2026 17:57 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru : Salah satu tanaman hortikultura yang mudah di temukan di Indonesia dan dimanfaatkan sebagai komoditas pangan adalah Labu siam (Sechium edule). Selain sebagai komoditas pangan, tanaman Labu Siam kerap dimanfaatkan dari segi ekonomi yang cukup tinggi di sektor pertanian.
Dikutip dari laman agrotek.id, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa produksi labu siam di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu 2000 hingga 2012, dari 158.654 ton menjadi 428.083 ton. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap komoditas tersebut.
Secara historis, labu siam berasal dari wilayah selatan Meksiko dan Amerika Tengah. Nama “chayote” sendiri diambil dari bahasa Aztec, yakni “chayotli”. Tanaman ini telah dibudidayakan sejak zaman pra-Kolombia dan kemudian menyebar ke berbagai negara tropis, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Di Indonesia, labu siam dikenal dengan berbagai nama lokal. Masyarakat Jawa Tengah menyebutnya waluh jipang, di Jawa Barat dikenal sebagai gambas, sementara di Jawa Timur disebut manisah. Keberagaman nama ini mencerminkan luasnya persebaran tanaman ini di Nusantara.
Tanaman labu siam termasuk ke dalam kerajaan Plantae dan suku Cucurbitaceae, yang juga mencakup tanaman merambat lainnya. Tanaman ini tergolong spesies yang adaptif, mampu tumbuh baik di wilayah tropis maupun subtropis.
Dengan kemudahan budidaya dan tingginya nilai konsumsi, labu siam menjadi salah satu tanaman pangan yang berpotensi terus dikembangkan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun skala industri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....