Kenali AC dan DC, Dua Jenis Listrik yang Dipakai di Rumah

  • 20 Mar 2026 11:02 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Listrik sudah jadi bagian penting dalam kehidupan rumah tangga modern. Mulai dari menyalakan lampu hingga mengisi daya ponsel, semuanya bergantung pada arus listrik. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa ada dua jenis tegangan listrik yang digunakan, yaitu AC (Alternating Current) dan DC (Direct Current).

Dikutip dari Wikipedia Indonesia, tegangan AC adalah arus listrik yang arah alirannya berubah-ubah secara berkala. Di Indonesia, listrik yang masuk ke rumah-rumah dari PLN menggunakan jenis AC dengan frekuensi 50 Hz. Arus ini dipilih karena lebih efisien untuk disalurkan dalam jarak jauh.

Berbeda dengan AC, tegangan DC mengalir dalam satu arah tetap. Biasanya, arus DC berasal dari baterai, aki, atau panel surya. Perangkat seperti ponsel, laptop, dan televisi sebenarnya bekerja menggunakan DC, meskipun sumber listriknya dari AC.

Dalam keseharian di rumah, perbedaan ini cukup terasa. Peralatan besar seperti kulkas, mesin cuci, dan kipas angin bisa langsung menggunakan arus AC. Sementara itu, perangkat digital membutuhkan penyesuaian agar bisa digunakan dengan aman.

Di sinilah peran adaptor atau charger menjadi penting. Alat ini berfungsi mengubah arus AC dari stopkontak menjadi DC yang dibutuhkan perangkat elektronik. Tanpa proses ini, perangkat bisa cepat rusak atau bahkan berisiko menimbulkan korsleting.

Menariknya, pemahaman tentang AC dan DC juga bisa membantu menghemat energi. Misalnya, penggunaan perangkat dengan teknologi inverter yang lebih efisien dalam mengatur listrik. Selain itu, penggunaan panel surya yang menghasilkan listrik DC juga mulai banyak dilirik sebagai solusi ramah lingkungan.

Dengan kebutuhan listrik yang terus meningkat, memahami perbedaan AC dan DC jadi semakin penting. Tidak hanya untuk keamanan, tapi juga agar penggunaan listrik di rumah jadi lebih bijak dan hemat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....