Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan

  • 09 Mar 2026 17:26 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru: Permainan tradisional pernah menjadi bagian penting dari masa kecil banyak anak di Indonesia. Anak-anak biasanya bermain di halaman rumah, di lapangan, atau di lingkungan sekitar bersama teman-temannya. Permainan seperti congklak, petak umpet, lompat tali, dan kelereng dulu sangat populer. Namun, seiring perkembangan zaman, permainan tersebut mulai jarang terlihat dimainkan oleh anak-anak. Sebagaimana dikutip dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. “Pelestarian Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya.” Website resmi: kemdikbud.go.id.

Salah satu penyebab berkurangnya permainan tradisional adalah perkembangan teknologi. Saat ini banyak anak lebih tertarik bermain gim di ponsel atau menonton video di internet. Gadget memberikan hiburan yang mudah diakses sehingga anak-anak semakin jarang bermain di luar rumah. Akibatnya, permainan tradisional yang dahulu akrab dalam kehidupan anak-anak perlahan mulai terlupakan.

Padahal, permainan tradisional memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak. Melalui permainan tersebut, anak dapat belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai teman. Selain itu, permainan tradisional juga melibatkan aktivitas fisik yang membantu anak bergerak lebih aktif dan sehat.

Permainan tradisional juga mengandung nilai budaya yang penting untuk dilestarikan. Setiap daerah di Indonesia memiliki permainan khas yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat. Dengan mengenalkan kembali permainan tersebut kepada anak-anak, nilai-nilai kebersamaan dan kreativitas dapat tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam menjaga keberadaan permainan tradisional. Orang tua dapat mengajak anak bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Sekolah juga dapat mengenalkan permainan tradisional melalui kegiatan olahraga atau kegiatan budaya.

Dengan upaya bersama, permainan tradisional tidak harus hilang dari kehidupan anak-anak masa kini. Permainan ini dapat tetap menjadi bagian dari masa kecil yang menyenangkan sekaligus memperkaya pengalaman sosial dan budaya anak. Melestarikan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....