Menanam Cabai Rawit dalam Polibag di Iklim Riau

  • 09 Mar 2026 09:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru : Menanam cabai rawit dalam polibag menjadi pilihan banyak masyarakat di Riau yang ingin berkebun meski memiliki lahan terbatas. Metode ini cukup praktis karena tidak membutuhkan lahan luas dan bisa dilakukan di halaman rumah, teras, bahkan di pekarangan kecil.

Selain itu, cabai rawit merupakan salah satu komoditas yang sering digunakan dalam masakan sehari-hari sehingga menanamnya sendiri dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur. Iklim tropis di Riau sebenarnya sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman cabe rawit.

Dikutip dari Dinas Pertanian Provinsi Riau, tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup, suhu hangat, serta kelembapan yang stabil. Namun, kondisi hujan yang cukup sering di beberapa waktu tertentu membuat petani perlu memperhatikan media tanam dan sistem drainase agar tanaman tidak mudah terserang penyakit.

Langkah pertama dalam menanam cabai rawit di polibag adalah menyiapkan media tanam yang subur. Campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan yang seimbang dapat menjadi media yang ideal. Media tersebut sebaiknya dimasukkan ke dalam polibag berukuran sedang agar akar tanaman dapat berkembang dengan baik.

Selanjutnya, pilih bibit cabai rawit yang berkualitas. Bibit dapat diperoleh dari penyemaian biji cabai yang berasal dari buah yang sehat dan matang. Setelah bibit memiliki beberapa helai daun, bibit siap dipindahkan ke dalam polibag yang telah berisi media tanam. Proses pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati agar akar tanaman tidak rusak.

Perawatan tanaman menjadi kunci agar cabai rawit dapat berbuah lebat. Penyiraman dilakukan secara rutin, terutama pada pagi atau sore hari. Selain itu, tanaman juga perlu diberi pupuk tambahan secara berkala agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Pemberian pupuk organik maupun pupuk cair dapat membantu mempercepat pertumbuhan dan pembentukan buah.

Selain perawatan, pengendalian hama juga perlu diperhatikan. Tanaman cabe rawit sering diserang oleh hama seperti kutu daun atau ulat. Untuk mengatasinya, petani bisa menggunakan pestisida alami seperti larutan bawang putih atau air sabun ringan agar tanaman tetap sehat tanpa merusak lingkungan.

Dengan perawatan yang baik, tanaman cabe rawit dalam polibag biasanya mulai berbuah dalam waktu beberapa bulan. Hasil panen dapat dinikmati sendiri atau bahkan dijual untuk menambah penghasilan keluarga. Berkebun cabai rawit dalam polibag menjadi kegiatan yang bermanfaat sekaligus menyenangkan bagi masyarakat di Riau yang ingin memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....