Bikin Rumah Nyaman untuk Momen Lebaran

  • 07 Mar 2026 08:05 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang hari kemenangan, persiapan hunian menjadi agenda utama bagi masyarakat Indonesia untuk menyambut silaturahmi keluarga. Menciptakan suasana rumah yang nyaman tidak selalu berarti harus melakukan renovasi besar atau membeli furnitur mewah.

Sentuhan personal dan penataan ruang yang efisien menjadi kunci utama agar momen Lebaran terasa lebih hangat dan berkesan bagi para tamu yang datang berkunjung. Salah satu langkah awal yang paling krusial adalah melakukan decluttering atau menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan.

Berdasarkan panduan Asosiasi Profesional Organizer Indonesia (APOI), pengosongan area sirkulasi udara dan ruang gerak sangat penting untuk mengantisipasi lonjakan jumlah orang di dalam ruangan. Ruang tamu yang lapang tanpa banyak tumpukan barang akan memberikan kesan visual yang tenang dan mengurangi suhu panas ruangan secara alami.

Aspek pencahayaan dan aromaterapi juga memegang peranan vital dalam membangun psikologi kenyamanan. Merujuk pada kajian estetika ruang dari Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), penggunaan lampu dengan dekorasi hangat (warm white) dan penempatan tanaman indoor dapat meningkatkan kualitas udara sekaligus memberikan efek relaksasi. Aroma khas seperti pandan atau serai juga disarankan untuk memberikan identitas tradisional yang segar pada hunian saat hari raya.

Selain estetika, aspek kesehatan lingkungan rumah pasca-pandemi tetap menjadi perhatian. Dalam rujukan protokol kesehatan hunian yang diterbitkan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), ventilasi silang (cross ventilation) harus dipastikan berfungsi dengan baik agar pertukaran udara segar tetap terjaga selama acara kumpul keluarga berlangsung. Membuka jendela secara berkala adalah cara paling sederhana untuk menjaga kelembapan udara tetap ideal di tengah cuaca tropis Indonesia.

Penataan area makan atau prasmanan juga memerlukan strategi agar tidak terjadi penumpukan massa di satu titik. Mengikuti tips tata ruang dari Lembaga Pengkajian Tata Ruang Nasional, pemisahan antara area makanan berat dan kudapan ringan di sudut yang berbeda dapat memecah arus tamu. Hal ini membuat pergerakan di dalam rumah menjadi lebih teratur dan memberikan kenyamanan bagi lansia maupun anak-anak yang turut hadir.

Penggunaan dekorasi tematik seperti ketupat atau kain nusantara bisa menjadi pemanis yang memperkuat nuansa Idulfitri. Namun, pastikan dekorasi tersebut tidak menghalangi jalur evakuasi atau akses penting lainnya di dalam rumah. Keseimbangan antara fungsi dan estetika adalah prinsip dasar yang harus dipegang agar rumah tetap fungsional sebagai tempat berlindung sekaligus tempat merayakan kegembiraan.

Persiapan rumah yang matang akan memberikan ketenangan batin bagi tuan rumah dalam melayani tamu. Kebersihan dan kerapihan adalah cermin dari kesiapan kita menyambut hari yang fitri. Mari jadikan rumah kita oase yang menyejukkan bagi setiap kerabat yang datang menjalin silaturahmi. Selamat mempersiapkan hunian hangat untuk Lebaran yang penuh berkah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....