Apa Itu Skin Tag, Kenali Benjolan Kecil yang Sering Muncul di Kulit
- 05 Mar 2026 16:24 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pernahkah Anda menemukan benjolan kecil lunak yang menggantung di area leher, ketiak, atau lipatan tubuh lainnya? Jangan buru-buru panik. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai skin tag atau acrochordon. Meski sering dianggap mengganggu penampilan, benjolan ini umumnya bersifat jinak dan tidak berbahaya bagi kesehatan.
Secara fisik, skin tag memiliki warna yang senada dengan kulit atau sedikit lebih gelap dengan ukuran berkisar antara 1 hingga 5 milimeter. Berbeda dengan kutil yang bertekstur kasar, skin tag terasa sangat lembut saat disentuh. Menurut literatur kesehatan dari Harvard Health Publishing, benjolan ini muncul akibat adanya gesekan antarkulit atau gesekan kulit dengan pakaian secara terus-menerus.
Selain faktor gesekan, pertumbuhan skin tag juga sering dikaitkan dengan perubahan hormon dan kondisi metabolisme tubuh. Mengutip publikasi dari Cleveland Clinic, individu dengan berat badan berlebih (obesitas) atau penderita diabetes tipe 2 memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk memilikinya. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar insulin dalam darah yang dapat memicu pertumbuhan sel kulit secara berlebih.
Meski tidak menular dan tidak menyakitkan, skin tag bisa menjadi masalah jika tersangkut pada perhiasan atau teriritasi oleh pakaian. Lokasi favorit munculnya benjolan ini biasanya berada di area yang sering lembap dan berlipat, seperti kelopak mata, pangkal paha, hingga area di bawah payudara.
Banyak orang tergoda untuk menghilangkan skin tag sendiri di rumah dengan cara memotong atau mengikatnya dengan benang. Namun, para ahli sangat melarang tindakan ini. Merujuk pada pedoman American Academy of Dermatology (AAD), prosedur mandiri tanpa sterilisasi yang tepat sangat berisiko memicu pendarahan hebat serta infeksi bakteri yang serius pada jaringan kulit.
Jika Anda merasa terganggu secara estetika, berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit. Prosedur medis seperti krioterapi (pembekuan), kauterisasi (pembakaran jaringan), atau pembedahan kecil menggunakan gunting bedah steril adalah metode yang jauh lebih aman. Penanganan oleh profesional memastikan bekas luka minimal dan mencegah risiko komplikasi.
Sebagai langkah pencegahan sederhana, menjaga berat badan ideal dan menggunakan pakaian yang tidak terlalu ketat dapat mengurangi potensi munculnya skin tag baru. Ingatlah bahwa meski tampak sepele, setiap perubahan pada kulit sebaiknya tetap dipantau untuk memastikan tidak adanya indikasi masalah kesehatan yang lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....