Kluwek, Tanaman Hutan Tropis dengan Banyak Nama dan Manfaat

  • 27 Feb 2026 14:25 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kluwek dikenal sebagai tanaman hutan tropis yang memiliki banyak nama lokal di berbagai daerah Indonesia. Di Minangkabau disebut kapayang, kapencueng, kapecong, dan simaung, sementara di Sunda dikenal sebagai pacung atau picung, dan di Jawa disebut pakem atau pucung.

Dikutip dari laman socfindoconservation.co.id, tanaman kluwek juga dikenal dengan nama pangi atau kalowa di sejumlah wilayah seperti Bugis, Betawi, Bali, Manado, hingga Makassar. Bahkan di Tanimbar, masyarakat menyebutnya nagafu. Banyaknya nama lokal menunjukkan kluwek telah lama dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat Nusantara.

Kluwek tumbuh tersebar di hutan hujan primer maupun sekunder. Tanaman ini juga dapat ditemukan di daerah bekas deforestasi, pinggiran sungai, hingga kawasan hutan jati. Kluwek mampu tumbuh pada ketinggian 10 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut, bahkan pada tanah miskin hara seperti tanah berbatu, liat, maupun podsolik.

Pohon kluwek tidak memerlukan jenis tanah khusus untuk tumbuh. Namun pertumbuhan optimal terjadi pada tanah dengan pH 5,5 hingga 6,5 dan curah hujan tahunan sekitar 2.000 sampai 5.000 milimeter. Tanaman ini umumnya tumbuh baik di area terbuka dengan sinar matahari penuh.

Kluwek biasanya dibudidayakan melalui biji. Namun proses ini cukup lama karena bibit baru siap tanam setelah sekitar empat bulan. Kulit biji yang keras membuat dormansi harus dipecahkan terlebih dahulu melalui perlakuan skarifikasi.

Pohon kluwek mulai berbuah terus-menerus setelah berumur sekitar 15 tahun. Selain dikenal sebagai bahan pangan tradisional, kluwek juga memiliki kandungan kimia yang beragam. Di antaranya glikosida sianogenetik, berbagai asam lemak, alkaloid, flavonoid, steroid, serta triterpen.

Kandungan tersebut membuat kluwek memiliki banyak khasiat. Tanaman ini digunakan sebagai obat cacing kremi, penawar keracunan makanan, antiseptik luka, hingga antibakteri untuk penyakit kulit seperti lepra dan kudis. Selain itu, kluwek juga dimanfaatkan untuk meredakan sakit kepala dan mengatasi kutu rambut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....