Mengenal Morfologi Ikan Cupang, Ikan Hias Paling Populer

  • 20 Feb 2026 14:03 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang dikenal dan banyak dipelihara karena warna tubuhnya yang cerah serta bentuk siripnya yang indah. Berdasarkan laman digilib.unila.ac.id Ikan cupang termasuk dalam Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Actinopterygii, Order Perciformes, Family Osphronemidae, dan Genus Betta.

Ikan ini juga dijuluki fighting fish karena sifatnya yang agresif, terutama antar sesama jantan yang sering saling menyerang untuk mempertahankan wilayah. Disisi lain, ikan cupang memiliki tubuh relatif kecil dengan bentuk ramping serta sirip yang mencolok.

Daya tarik utamanya terletak pada warna tubuh yang sangat beragam, mulai dari merah, biru, hijau, hingga kombinasi berbagai warna metalik seperti emas, tembaga, dan platinum. Variasi warna tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis kelamin, kematangan reproduksi, serta kondisi lingkungan.

Selain warna, bentuk sirip dan ekor menjadi ciri morfologi paling menonjol pada ikan cupang. Spesies ini bersifat polimorfik, artinya memiliki banyak variasi bentuk tubuh dan sirip. Keindahan bentuk sirip inilah yang sangat menentukan nilai estetika sekaligus nilai komersial ikan cupang sebagai ikan hias.

Beberapa tipe ekor yang umum dijumpai antara lain plakat dengan ekor pendek, half moon dengan ekor setengah lingkaran yang membuka lebar, crown tail dengan ujung sirip bergerigi seperti mahkota, serta slayer yang memiliki sirip panjang menjuntai seperti selendang. Setiap tipe memberikan karakter visual berbeda dan menjadi standar penilaian dalam dunia kontes ikan hias.

Perbedaan morfologi juga tampak jelas antara ikan cupang jantan dan betina. Cupang jantan memiliki warna lebih cerah, tubuh lebih ramping, serta sirip ekor dan sirip anal yang panjang dan lebar. Sebaliknya, cupang betina cenderung berwarna lebih pucat, bertubuh lebih gemuk, dan memiliki sirip lebih pendek. Karena tampilannya yang lebih menarik, cupang jantan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi di pasaran.

Ikan cupang memiliki organ pernapasan tambahan yang disebut labirin. Organ ini memungkinkan cupang mengambil oksigen langsung dari udara, sehingga mampu bertahan hidup di perairan dengan kadar oksigen rendah. Adaptasi ini membuat cupang mudah dipelihara bahkan tanpa sistem aerasi yang kompleks.

Secara umum, ikan cupang hidup di perairan dangkal beriklim tropis seperti sawah atau anak sungai dengan suhu sekitar 24–27°C. Dengan daya tarik dan daya tahan hidupnya, ikan cupang sering dijadikan sebagai peliharaan di Aquarium rumah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....