Asal Muasal Kopi Sugarar Utang

  • 09 Feb 2026 10:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kopi Indonesia, yaitu kopi yang dibudidayakan dan diekspor dari Indonesia, saat ini menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi sebanyak 648.000 ton, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Biji kopi yang tumbuh di Indonesia, pada dasarnya hanya terdiri atas tiga macam, yaitu biji kopi arabika, biji kopi robusta, dan biji kopi liberika

Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Dikutip dari wikipedia Indonesia, Asal Muasal Kopi Sugarar Utang, letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi. Masyarakat Indonesia sendiri suka mengkonsumsi kopi dalam berbagai keadaan, maka dari itu produksi kopi di Indonesia terbilang cukup tinggi karena permintaan tidak hanya dari lokal saja melainkan wisatawan mancanegara yang sedang berada di Indonesia juga tertarik untuk mengimpor kopi dari Indonesia karena kekhasan dari ekstrak biji kopi tiap daerah yang berbeda baik dari tingkat keasamannya.

Kopi Sugarar Utang adalah varitas kopi Arabika unggul asal Kabupaten Simalungun/Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang ditemukan sekitar tahun 1988. Dinamai “Sigarar Utang” (Bahasa Batak : pembayar utang) karena produktivitasnya tinggi, berbuah sepanjang tahun, dan membantu petani melunasi hutang. Varitas ini resmi dilepas pada 2005.

Varitas ini ditemukan pertama kali di kebun milik Ompu Sopan Sianturi di Desa Batu Gaja, Kecamatan  Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada tahun 1988. Sigarar Utang “berasal dari Bahasa Batak Toba, dimana sigarar berarti pembayaran dan utang berarti hutang konon, hasil panen dari varietas ini sangat cepat dan berlimpah, sehingga digunakan petani untuk melunasi utang-utang mereka.

Berbeda dengan Arabika konvensional, Sigarar Utang memiliki keunggulan produktivitas yang sangat tinggi dan dapat dipanen hamper sepanjang tahun, menjadikannya andalan ekonomi. Pemerintah Indonesia secara resmi melepas varietas kopi Sigarar Utang sebagai varietas unggul melalui Keputusan. Menteri Pertanian pada 12 April 2005, didasarkan pada keunggulan cita rasa dan produktivitas

Kopi ini berbentuk sedikit memanjang dan pipihdengan warna kuning pucat keabuan. Saat diseduh, ia menghasilkan aroma kuat dengan karakter rasa hazelnut, sweet ripe, dan low acidity. Kopi ini telah menjadi salah satu komoditas penting di sekitar Danau Toba yang menopang perekonomian petani

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....