Apakah Garam Bisa Kadaluarsa? Ini Fakta Ilmiahnya
- 24 Jan 2026 10:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Banyak orang sering bertanya-tanya apakah bumbu dapur paling dasar, yakni garam, memiliki batas waktu penggunaan. Secara teknis, garam murni (natrium klorida) adalah mineral yang stabil dan justru berfungsi sebagai pengawet alami.
Menurut situs kesehatan Healthline, garam murni tidak akan pernah kadaluarsa atau membusuk karena sifatnya yang menarik air, sehingga bakteri dan jamur tidak dapat bertahan hidup di dalamnya. Namun, jawaban ini bisa berbeda tergantung jenis garam yang Anda miliki.
Garam meja beryodium memiliki umur simpan yang berbeda dengan garam laut murni atau garam Himalaya. Produsen garam terkemuka, Morton Salt, menyatakan bahwa meskipun garam itu sendiri tidak rusak, zat tambahan seperti yodium atau agen anti-gumpal (anti-caking agents) dapat terurai seiring waktu, yang biasanya mempengaruhi kualitas rasa atau tekstur setelah sekitar lima tahun.
Khusus untuk garam beryodium, penurunan kualitas ini lebih berkaitan dengan potensi nutrisinya daripada keamanannya. U.S. Department of Agriculture (USDA) atau Departemen Pertanian Amerika Serikat mencatat bahwa garam beryodium dapat disimpan tanpa batas waktu jika dijaga tetap kering, tetapi kandungan yodiumnya mungkin berkurang setelah lewat masa simpan yang disarankan, sehingga manfaat kesehatannya menjadi tidak maksimal.
Peraturan berbeda berlaku untuk garam yang sudah dibumbui (seasoned salt), seperti garam bawang putih atau garam truffle. Karena produk ini mengandung bahan organik lain seperti rempah-rempah atau herba kering, mereka memiliki masa kadaluarsa yang nyata. Seperti dilansir oleh The Kitchn, minyak alami dalam rempah-rempah tersebut bisa menjadi tengik seiring waktu, sehingga Anda harus mengikuti tanggal kadaluarsa pada kemasan untuk jenis garam ini.
Tanda utama penurunan kualitas pada garam meja biasanya adalah penggumpalan. Karena garam bersifat higroskopis (menyerap air dari udara), kelembapan adalah musuh utamanya. Jika garam Anda menggumpal keras, itu bukan berarti garam tersebut beracun, melainkan telah terpapar kelembapan yang mungkin menyulitkan saat ditakar atau ditaburkan.
Garam murni di dapur Anda hampir pasti aman dikonsumsi selamanya, sementara garam beryodium sebaiknya digunakan dalam kurun waktu lima tahun demi kualitas terbaik. Untuk menjaga keawetannya, simpanlah garam dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari uap kompor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....