Morfologi Tanaman Putri Malu
- 23 Des 2025 08:50 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Putri malu (Mimosa pudica) merupakan tanaman sensitif yang berasal dari Amerika Selatan dan kini telah menyebar luas di hampir seluruh wilayah tropis dunia. Tanaman ini dikenal sebagai gulma yang mudah tumbuh, namun di sisi lain memiliki banyak manfaat.
Dikutip dari laman www.socfindoconservation.co.id Putri malu dimanfaatkan sebagai tanaman penutup tanah, pupuk hijau, serta memiliki potensi untuk fitoremediasi lahan yang tercemar arsenik. Tanaman ini juga berperan sebagai sumber serbuk sari bagi lebah madu dan lebah lainnya di berbagai negara.
Selain itu, putri malu telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, baik di Asia maupun Amerika Selatan, untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan.
Putri malu mampu tumbuh di berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini sering ditemukan di pinggir jalan, tanah kosong, padang rumput, dan area terganggu lainnya, mulai dari permukaan laut hingga ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut.
Putri malu toleran terhadap berbagai jenis tanah, termasuk tanah dengan kesuburan rendah, genangan air, maupun kondisi kering. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh sekitar 6–8 jam per hari dan tumbuh baik pada curah hujan tahunan 1.000–2.000 milimeter dengan suhu antara 22–28 derajat Celsius.
Putri malu memiliki akar tunggang berwarna putih kekuningan yang panjang dan kuat, dengan aroma khas menyerupai bau buah jengkol. Batangnya berbentuk silindris, bercabang banyak, berbulu, dan memiliki duri tajam di sepanjang ruas batang.
Bagian pangkal batang bersifat berkayu dengan warna cokelat kemerahan hingga ungu, sementara durinya berukuran sekitar 3–4 milimeter dan melengkung sedikit.
Daun putri malu tersusun majemuk bipinnate dengan 15–20 pasang anak daun pada setiap tangkai. Daunnya berwarna hijau tua, berbulu, berbentuk lonjong linear dengan tepi rata, serta tersusun berselang-seling.
Keunikan utama tanaman ini adalah sifat daunnya yang sangat sensitif, di mana anak daun akan menutup dengan cepat saat disentuh maupun pada malam hari.
Bunga putri malu berbentuk bulat menyerupai pompom dan berwarna merah muda keunguan. Bunga tersusun dari ratusan helaian tipis dengan empat benang sari yang menonjol. Bunganya tumbuh bergerombol, umumnya 5–8 bunga di ketiak daun, dengan tangkai berbulu lebat dan berduri.
Buahnya berbentuk polong lonjong pipih, berlekuk, berduri di bagian tepi, dan berisi satu hingga lima biji. Biji berwarna cokelat muda, pipih, berdiameter sekitar 2,5–3 milimeter dengan permukaan granular halus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....