Tiga Kondisi yang Dibolehkan Berbohong dalam Islam

  • 30 Nov 2025 21:22 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Dalam kehidupan sehari-hari, kejujuran merupakan nilai yang sangat penting dalam menjaga hubungan antar manusia. Meski demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa ada situasi tertentu yang membuat seseorang merasa sulit untuk berkata jujur.

Islam sebagai agama yang sempurna memberikan tuntunan yang jelas mengenai etika berbicara, termasuk kapan seseorang boleh dan tidak boleh menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan. Islam sejak awal menekankan bahwa setiap Muslim wajib berkata benar dan menjauhi dusta. Kejujuran adalah ciri utama orang beriman, sementara kebohongan termasuk perbuatan yang dibenci Allah.

Banyak ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW yang mengingatkan bahwa lidah adalah amanah, dan ucapan harus dijaga agar tidak menimbulkan mudarat bagi diri sendiri maupun orang lain. Namun demikian, terdapat tiga kondisi khusus di mana Islam memberikan kelonggaran untuk berkata tidak sesuai kenyataan.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim mengutip dari buku "Muhammad : Sang Manusia Akhlak Terpuji" karya Asep Maulana :

"Berbohong tidak dibolehkan kecuali dalam tiga kondisi : seseorang berbohong dengan maksud untuk mendamaikan (Orang-orang yang bertikai), orang yang berbohong di saat perang, suami yang berbohong (ketika memuji atau bercumbu) kepada istrinya dan istri yang berbohong (ketika memuji atau bercumbu) kepada suaminya." (Hadist Riwayat Muslim).

Hadis ini menjelaskan bahwa kebohongan hanya diperbolehkan ketika bertujuan membawa kebaikan, bukan untuk menipu atau merugikan orang lain, yakni saat peperangan, mendamaikan pihak yang bertikai, dan menjaga keharmonisan dalam hubungan suami istri.

Sebagai penutup, Islam tetap menjadikan kejujuran sebagai prinsip utama dalam segala aspek kehidupan. Kelonggaran terhadap tiga kondisi di atas bukanlah alasan untuk membenarkan kebohongan secara bebas, melainkan sebagai bentuk rahmat untuk menjaga kebaikan dan kemaslahatan yang lebih besar. Umat Muslim dianjurkan untuk selalu menjaga lisan, memilih kata yang baik, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap kesempatan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....