Fakta Bunga Melati, Asal Usul, Penyebaran, dan Morfologinya
- 22 Jul 2025 23:01 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Memiliki nama latin Jasminum sambac (L.) Aiton, bunga Melati banyak ditemukan di Indonesia. Aromanya yang khas membuat bunga berwarna putih ini sering dijadikan wangi aromaterapi, parfum, bahkan juga minuman.
Dikutip dari laman socfindoconservation.co.id, Melati berasal dari India, yang penyebarannya dari Hindustan ke Indo-China, lalu kepulauan Melayu. Melati sendiri diperkirakan masuk ke Malaysiadan Jawa sekitar abad ke-3. Selain itu, Melati memiliki beberapa nama lain di Indonesia, jika di Gayo dan Batak Karo disebut Melur, di Bali Melati disebut Menuh. Lain halnya di Aceh yang disebut Meulu, Riwat. Di Banda Melati disebut Menyuru, di Manado disebut Manduru. Melati disebut Mundu di daerah Bima dan Sumbawa, sedangkan sebutan Malete dari Madura.
Melati tumbuh dengan baik pada dataran rendah hingga ketinggian 800 mdpl dengan curah hujan 112-110 mm/bulan dan sinar matahari yang cukup. Dengan lingkungan beriklim panas tropik dan berdrainase baik.
Berikut Morfologi Melati :
1. Memiliki akar tunggang dan bercabang
2. Batang berkayu dengan diameter antara 0,5-3 cm dan memiliki cabang dan ranting yang menyebar ke segala arah, pertumbuhan memanjang
3. Daun tunggal dengan tangkai daun pendek, letaknya berhadapan dan berbentuk bulat telur dengan ujung runcing, pangkal membulat, tepi rata, tulang daun menyirip dan berwarna hijau sampai kelabu
4. Bunga yang muncul tunggal dengan diameter 3-3,5 cm, mahkota bunga berlapis-lapis berwarna putih, aromanya harum
5. Buah berwarna hitam dikelilingi kelopak dan mengkilap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....