Azab Yang Berat Bagi Orang Zalim
- 12 Jul 2025 08:43 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Sebagai seorang Muslim, sebaiknya kita menjauhi perbuatan zalim karena zalim adalah dosa besar yang mendatangkan murka Allah dan merusak hubungan antar sesama. Kezaliman, sekecil apa pun, akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hari pembalasan.
Hal Ini yang disampaikan ustadz KH. Suhaimi M Saleh ketika mengisi kajian shubuh Mutiara Pagi di Programa-1 RRI Pekanbaru Sabtu (12/7/2025).
Dalam kajiannya ustadz Suhaimi mengatakan bahwa islam mengajarkan kita tidak boleh menindas orang lain karena itu merupakan perbuatan zalim.
"Perbuatan zalim baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri, sangat dilarang oleh Allah SWT," ujar ustadz Suhaimi saat membuka tausyiahnya.
Ustadz Suhaimi mengangkat 2 hadits nabi:
اتَّقُوا الظُّلْمَ، فَإِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ القِيَامَةِ
Artinya :
"Takutlah kalian terhadap kezaliman, karena sesungguhnya kezaliman itu adalah kegelapan-kegelapan pada hari kiamat." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam hadits lain disebutkan :
يَاعِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلاَ تَظَالَمُوا
Yang artinya :
"Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku, dan Aku jadikan kezaliman itu haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi..."(HR. Muslim)
Ustadz Suhaimi mengingatkan kepada jemaah agar menghindari perbuatan zalim, karena dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Lihatlah saudara-saudara kita di Palestina yang menderita akibat kezaliman Israel di Gaza, dibunuh, disakiti, dan dinafikkan di tanah mereka sendiri. Ini salah satu contoh kezaliman yang harus kita hindari dalam kehidupan sehari-hari," lanjut salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau ini.
Dalam potongan Al-Qur'an Surah Al-Furqan ayat 19, Allah SWT berfirman :
وَمَنْ يَّظْلِمْ مِّنْكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيْرًا ١٩
Yang artinya :
"...Dan barang siapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar." (QS. Al-Furqan Ayat 19)
"Hanya Allah SWT yang tahu, azan yang sangat besar itu seperti apa balasannya bagi orang yang zalim. Bahkan orang yang zalim ini, bukan saja akan diazab di akhirat tapi juga ada balasan setimpal di atas dunia berupa kesengsaraan," tegas ustadz Suhaimi.
Allah SWT berfirman dalam Surah Asy-Syura ayat 8, yang berbunyi :
وَالظّٰلِمُوْنَ مَا لَهُمْ مِّنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ ٨..
Yang artinya :
".........Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka pelindung dan tidak pula penolong." (QS. Asy-Syura Ayat 8)
Ustad Suhaimi mengatakan, jika orang yang terzalimi itu bermohon kepada Allah SWT dengan menengadahkan tangannya agar orang yang zalim itu diberi azab di atas dunia, maka doa orang itu tidak ada perantaranya yang langsung dikabulkan oleh Allah SWT.
"Doa mereka itu tidak berhijab, maka berhati-hatilah karena perbuatan zalim itu sangat berbahaya baik di dunia maupun di akhirat," ujar ustadz Suhaimi.
Ada 3 bentuk kezaliman menurut para ulama :
1. Kezaliman yang tidak diampuni oleh Allah SWT. (Orang yang zalim pada dirinya dan pada Allah SWT dengan cara mensyirikkan)
2. Kezaliman yang diampuni oleh Allah SWT jika Allah SWT berkenan. (Orang yang zalim yang jika dia bertaubat maka Allah akan ampunkan, jika Allah SWT berkenan)
3. Kezaliman yang Allah tak ingin hal tersebut terjadi. (Kezaliman antara seorang hamba dengan hamba lainnya, Allah tidak dapat ampunkan jika yang dizalimi masih tidak ridha)
Semoga Allah SWT memberikan kepada kita hidayah dan petunjuk sehingga kita tidak melakukan kezaliman pada diri siapapun.
"Bersihkan hati kita, jadikan kita sebagai seorang hamba yang di mata Allah menjadi hamba yang baik yang tidak melakukan kejahatan kepada Allah, diri sendiri dan orang lain." tutup ustadz Suhaimi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....